Suara.com - Pelatih Barito Putera, Rahmad "RD" Darmawan meminta para pemainnya untuk senantiasa fokus dan tidak terbuai tiga kemenangan beruntun menjelang laga kontra Persija pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2021-2022 di Bali, Rabu (23/2).
"Hasil itu tentu patut diapresiasi, tetapi kami tidak boleh terus melihat ke belakang. Kami harus fokus ke Persija," ujar Rahmad dalam konferensi pers virtual sebelum pertandingan yang diikuti di Jakarta, Selasa.
Sebelum bersua Persija, Barito Putera meraup tiga poin berturut-turut dari laga versus PSIS, Persipura dan Persela.
Selain menang, skuad "Laskar Antasari" juga menorehkan catatan gol yang baik dari tiga pertandingan tersebut yaitu membuat sembilan gol.
Menurut Rahmad, timnya tidak bisa tenggelam dalam euforia karena sejatinya banyak kekurangan yang harus diperbaiki dari penampilan mereka.
Selain itu, Barito Putera pun masih berada di posisi ke-15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia musim ini atau satu tingkat di atas zona degradasi.
Salah satu kelemahan Barito Putera, dari pandangan Rahmad, adalah pemainnya beberapa kali kehilangan konsentrasi yang membuat lawan dapat mencetak gol.
Juru taktik berusia 55 tahun tersebut mencontohkan pertandingan versus Persela, 18 Februari 2022.
Dalam partai yang dimenangkan Barito Putera dengan skor 4-2 itu, salah satu gol lawan datang dari skema tendangan sudut. Gelandang Persela Rahel Radiansyah mendapatkan bola dari sepak pojok nyaris tanpa pengawalan di dalam kotak penalti sebelum melesakkan gol.
Baca Juga: Kehilangan Banyak Pemain Kunci, Thomas Tuchel Optimistis Chelsea Mampu Tundukkan Lille
"Itu kesalahan sepersekian detik yang membuat lawan mencetak gol. Itulah pentingnya fokus dan mengikuti instruksi saat bertahan," tutur Rahmad.
Bek Barito Putera, Muhammad Firly sepakat dengan sang pelatih soal tim tak boleh bersantai setelah mengantongi tiga kemenangan beruntun.
"Kami memang menang beruntun, tetapi harus lebih bekerja keras menghadapi pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Firly.
Pertandingan Barito Putera versus Persija digelar di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Rabu (23/2), mulai pukul 18.15 WIB. Pada pertemun putaran pertama, 5 November 2021, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1.
Berita Terkait
-
Pernah Jalani Ibadah Haji, Witan Sulaeman Pamer Tato Macan, Rizky Ridho: Aman untuk Sholat
-
Shin Tae-yong Genjot Fisik Persija Jakarta di Thailand, Stjepan Loncar: Saya Sangat Lelah
-
Cuma Bisa Geleng-geleng "Disiksa STY", Gelandang Persija Jakarta Pasrah Demi Juara
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Fabio Calonego Ungkap Target Pribadi bersama Era Baru Persija Jakarta
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa
-
Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan