Selain Arhan, banyak pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 yang kini dikabarkan masuk radar klub-klub asing. Seperti rekan Arhan di PSIS Semarang Alfeandra Dewangga, penggawa Persipura Jayapura Ramai Rumakiek, hingga gelandang Persebaya Surabaya Ricky Kambuaya.
Hal itu membuktikan BRI Liga 1 bukan hanya sekedar kompetisi untuk memberikan hiburan dan menggerakkan ekonomi masyarakat, akan tetapi juga memberikan harapan besar kepada rakyat Indonesia yang rindu akan prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional.
Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA Meroket
Bicara prestasi, posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA juga mengalami peningkatan yang signifikan. Hal itu, secara tidak langsung, tidak lepas dari sumbangsih gelaran BRI Liga 1.
Timnas Indonesia naik dari peringkat ke-164 ke posisi 160. Peningkatan peringkat yang diraih Tim Merah Putih terjadi setelah dua kemenangan pada laga FIFA Matchday kontra Timor Leste akhir Januari 2022.
Di laga kontra Timor Leste, Pelatih Shin Tae-yong hanya memanggil pemain-pemain yang berlaga di BRI Liga 1. Terlepas dari kendala pemanggilan pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri karena pandemi, Shin Tae-yong yakin dengan kualitas para pemain yang dipantau di BRI Liga 1.
Keyakinan pelatih asal Korea Selatan itu pun dibuktikan dengan kemenangan beruntun. Pratama Arhan dan kawan-kawan membantai Timor Leste dua kali dengan skor 4-1 dan 3-0.
"PSSI terus mendukung program dari pelatih Shin Tae-yong demi raihan prestasi timnas Indonesia," ujar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dikutip dari laman PSSI, 25 Desember 2021.
BRI Liga 1 dan Bibit Masa Depan Sepak bola Indonesia
Baca Juga: Petinggi Tokyo Verdy Minta Pratama Arhan Lakukan Ini Agar Sukses di Jepang
Tidak bisa dipungkiri jika kompetisi BRI Liga 1 telah menjadi wadah bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk mengembangkan diri dan mengasah kemampuan. Seperti disebutkan di awal artikel, bergulirnya kompetisi yang profesional memberikan manfaat besar bagi Timnas Indonesia. Satu hal yang diinginkan dan diakui oleh Shin Tae-yong.
Wonderkid Persebaya Surabaya Marselino Ferdinan dan pemain Madura United Ronaldo Kwateh merupakan contoh dari bibit yang berkembang di BRI Liga 1.
Di usia yang masih sangat belia, keduanya sudah mendapat kepercayaan Shin Tae-yong untuk melakoni debut di Timnas Indonesia senior ketika melawan Timor Leste pada 27 Januari 2022.
Ketika dimainkan Shin Tae-yong dalam laga tersebut, Ronaldo berusia 17 tahun tiga bulan dan delapan hari. Fakta itu menjadikan Ronaldo sebagai debutan termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia.
Sementara untuk Marselino, pemain kelahiran Jakarta 9 September 2004 itu melakoni debut di Timnas Indonesia di usia 17 tahun empat bulan dan 18 hari.
Keduanya mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Asnawi Mangkualam yaitu 17 tahun, lima bulan dan 17 hari.
Selain Ronaldo dan Marselino, tercatat sejumlah nama baru yang berseragam Timnas Indonesia di level senior. Seperti Sani Rizki Fauzi (Bhayangkara FC), Terens Puhiri (Borneo FC) dan Achmad Figo (Arema FC).
Kehadiran BRI Liga 1, tak bisa dipungkiri, memberikan warna tersendiri bagi sepak bola Indonesia yang sempat 'mati suri' selama 1,5 tahun akibat COVID-19. Sepak bola Indonesia kini mulai kembali menggeliat, tentunya dengan harapkan prestasi di masa depan.
"Untuk menciptakan kesinambungan dan meningkatkan prestasi sepak bola nasional, Indonesia harus memiliki kompetisi yang sehat, sehingga liga memang harus bergulir. Tidak hanya itu, kita harus punya visi, tim juara harus dibangun dan dipersiapkan dari jauh hari," pungkas Sunarso.
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular