Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani mengaku bahwa Emil Audero adalah pemain yang paling diinginkan Pelatih Shin Tae-yong untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia. Ia menyebut peluang kiper berdarah Italia-Indonesia cukup besar yakni 50 persen.
Hasani menjelaskan Emil Audero ada di urutan paling atas dalam daftar pemain-pemain keturunan yang diajukan Shin Tae-yong untuk diproses naturalisasi usai keduanya melakukan pertemuan beberapa waktu lalu.
Setelah itu, ada nama Shayne Pattynama dan Jordy Wehrmann. Sejauh ini baru Shayne Pattynama beserta dua nama lainnya yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat sudah dalam proses naturalisasi.
"Terakhir setelah ketemu sama dia (STY), dia kasih daftar dia taruh top nomor satu si Emil Audero. Nomor dua si Shayne Pattynama. Nomor 3 baru Jordy Wehrmann," kata Hasani Abdulgani saat dihubungi awak media, Rabu (2/3/2022).
Adapun untuk proses pendekatan terhadap Emil sudah mulai dilakukan. Rencananya, Hasani akan memerintahkan orang suruhannya makan bersama Emil beserta agennya membicarakannya masalah ini.
Hasani menyebut dengan sudah ada janji melakukan pertemuan tersebut peluang Emil berbaju Timnas Indonesia cukup besar. Bahkan, hingga 50 persen.
"Karena saya tahu ini enggak gampang, krusial. Saya enggak berani ngomong kepada media kemarin-marin. Kenapa kemudian saya berani masukin di Instagram? Artinya dengan mereka ketemu dinner sudah 50 persen ada peluang. Itu asumsi,” tambah Hasani.
“Sebetulnya agen saya sama manajer Emil ini teman baik. Yang menyodorkan nama itu kan Shin. Mungkin lihat kualitas Emil segala macam," terangnya.
Dalam hal ini Hasani sempat menerangkan kepada orang suruhannya bahwa orang tua Emil tidak mau anaknya berbaju Timnas Indonesia.
Baca Juga: Shin Tae-yong Beberkan Alasan Timnas Indonesia Tak Menggelar Pertandingan FIFA Matchday
"Saya sempat bilang kepada agen saya, bapaknya gak mau. Kata agen saya, ini profesional tidak perlu dengerin omongan orang tua,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen