Suara.com - Pelatih Ansan Greeners, Cho Min-kook, memberikan alasan usai timnya mengalami kekalahan dari Seoul E-Land pada lanjutan K League 2, Sabtu (5/3/2022).
Ansan Greeners punya motivasi tinggi sebelum laga menghadapi tim dari ibo kota tersebut. Pasalnya mereka mengincar kemenangan perdana di musim ini.
Sayangnya dewi fortuna tak memihak kepada Ansan Greeners. Tim berjuluk Green Wolves ini kalah lagi dari lawannya.
Parahnya Cho Min-kook dalam laga ini sama sekali tak melirik Asnawi untuk dimainkan. Pemain asal Indonesia hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga.
Pelatih Ansan Greeners pun dihujat oleh para netizen Indonesia. Hal itu diketahui di unggahan Instagram klub yang membagikan hasil pertandingan.
Nah, menanggapi kekalahan Ansan Greeners tersebut, Cho Min-kook punya dalih tersendiri. Ia menyebut bahwa timnya kalah karena adanya angin.
"saya khawatir tentang angin dalam wawancara sebelum pertandingan. Di babak kedua, para pemain tidak beradaptasi karena ada angin sakal," ucapnya dikutip dari media Korsel Sports G.
Cho Min-kook mengakui bahwa para pemainnya tampil buruk. Sebab, rekan-rekan Asnawi disebut tak melakukan umpan-umpan yang baik dalam pertandingan.
Bahkan pelatih Korsel tersebut mengungkapkan bahwa anak asuhnya tak punya peluang banyak. Tembakan para pemainnya tidak efektif mengancam gawang lawan.
Baca Juga: Tak Gelar FIFA Matchday, Timnas Indonesia Dinilai Bakal Kesulitan di Kualifikasi Piala Asia 2023
Satu-satunya poin positif dalam laga ini adalah performa impresif dari kiper Ansan Greeners. Sebab, ia berulang kali melakukan penyelamatan, termasuk menepis tendangan penalti, meski akhirnya kebobolan satu gol.
Akibat kekalahan ini, Ansan Greeners mengalami awal musim K League 2 dengan rentetan hasil buruk. Dua laga sebelumnya klub yang dibela Asnawi tak pernah menang dengan sekali seri dan sekali kalah.
Berita Terkait
-
Pelatih Ansan Greeners Dihujat usai Timnya Kalah Lagi, Asnawi Mangkualam Tak Dimainkan
-
Ansan Greeners Pamer Video Skill Asnawi Mangkualam, Malah Disindir Netizen
-
Hadirnya Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Tidak akan Mematikan Asnawi dan Arhan
-
Asnawi Mangkualam Buang Peluang Emas untuk Cetak Gol, Pelatih Ansan Greeners Kecewa
-
Diumumkan Asnawi Mangkualam, Followers IG Ansan Greeners Tembus 100K
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan