Suara.com - Mantan asisten pelatih Manchester United yang kini menakhodai Ipswich Town, Kieran McKenna, memberikan pujian kepada bek muda keturunan Indonesia, Elkan Baggott.
Kieran McKenna tak menutup kemungkinan untuk mempromosikan Elkan Baggott di tim utama Ipswich Town karena mengalami krisis pemain di lini pertahanan.
Menurut Kieran Mckenna, Elkan Baggott bisa saja menggantikan posisi George Edmundson yang mengalami cedera dan berpotensi absen hingga akhir musim.
Sebab, selama beberapa pekan terakhir, bek berusia 19 tahun itu sudah berlatih bersama tim senior Ipswich Town setelah sebelumnya memperkuat tim U-19 dan U-23.
“Elkan berlatih bersama kami selama enam minggu terakhir. Dia telah menjadi bagian penting dari kelompok kami. Dia pemain yang sangat disukai,” kata McKenna dikutip dari twtd.co.uk.
“Dia berlatih bersama kami, bermain di semua pertandingan tanpa penonton dan pertandingan internal yang kami hadapi,” lanjutnya.
Profil Kieran McKenna
Kieran McKenna merupakan mantan pesepak bola asal Irlandia yang kini melanjutkan kariernya di dunia kepelatihan.
Lelaki kelahiran County Fermanagh, Irlandia Utara, pada 14 Mei 1986, itu mengawali kiprahnya di dunia sepak bola bersama dua akademi, yakni Enniskillen Town United dan Ballinamallard United.
Baca Juga: Angka-angka Menarik usai Cristiano Ronaldo Cetak Hattrick ke Gawang Tottenham
Pada tahun 2002, dia bergabung ke akademi Tottenham Hotspur sebagai pemain muda dan meneken kontrak beasiswa.
Sementara pada tahun 2009, saat usianya memasuki 22 tahun, McKenna dipaksa untuk pensiun dini dari dunia sepak bola karena mengalami cedera parah.
Hal inilah yang membuat McKenna harus mengubur mimpinya untuk mencatatkan penampilan bersama tim senior Tottenham Hotspur.
Padahal, sebelum cedera ini, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu sempat menjadi bagian dari skuad timnas Irlandia Utara U-19 dan U-21.
Seusai gantung sepatu, McKenna mengawali kariernya di dunia kepelatihan bersama akademi Tottenham Hotspur.
Dari sana, kiprahnya mengalami perkembangan luar biasa. Setelah menjadi pelatih akademi, ia sempat ditunjuk untuk menjadi pelatih Tottenham U-18 pada tahun 2015.
Berita Terkait
-
Ralf Rangnick Berharap Cristiano Ronaldo Terus On Fire hingga Akhir Musim
-
Profil Cristian Romero, Bek Spurs yang Ejek Harry Maguire
-
5 Rekor yang Dibuat Cristiano Ronaldo Usai Cetak Hattrick ke Gawang Tottenham
-
Manchester United Bungkam Tottenham, Ada 6 Hal dari Laga Tersebut
-
Cristiano Ronaldo Menggila di Laga Manchester United VS Tottenham Hotspur, Tiga Golnya Menjadi Penentu Kemenangan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati