Suara.com - Dalam pertandingan kontra Newcastle United, Minggu (13/3/2022), Chelsea masih terlihat memakai jersey lengkap dengan atribut sponsor, mengingat pihak sponsor telah menangguhkan kontraknya dengan The Blues.
Akhir pekan kemarin Chelsea untuk pertama kalinya bermain di laga kandang, Stamford Bridge, sejak pemerintah Inggris menjatuhkan sanksi terhadap pemilik klub, Roman Abramovich.
Dalam laga melawan Newcastle tersebut, Chelsea terlihat tampil penuh beban mengingat banyaknya sorotan negatif yang datang ke pihak klub.
Meski demikian, Chelsea berhasil mengamankan tiga poin usai mengalahkan Newcastle 1-0 lewat gol tunggal Kai Havertz di menit ke-89.
Pemain berusia 22 tahun itu berhasil mencetak gol indah dengan kontrol bola menawan sebelum melepaskan sepakan pelan terukur ke gawang yang dijaga Martin Dubravka.
Sontak gol tersebut menjadi perbincangan banyak orang. Namun, gol itu bukan satu-satunya sorotan di laga ini.
Beberapa pihak turut menyorot kehadiran sponsor di jersey utama Chelsea di laga itu.
Sebagaimana diketahui, Chelsea saat ini tengah ditangguhkan oleh dua sponsornya, yakni Three dan Hyundai, menyusul sanksi yang diberikan kepada Abramovich.
Meski kedua sponsor itu telah mengeluarkan pernyataan resmi menangguhkan kerjasamanya dengan Chelsea, tetap saja The Blues masih memakai atribut sponsor mereka di jersey utamanya.
Baca Juga: Sosok Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone di Mata Kieran Trippier: Gila dan Sangat Emosional
Lantas apa yang membuat Chelsea masih menggunakan atribut sponsor di jerseynya itu?
Tak Punya Stok Kaos dan Uang
Usut punya usut, alasan Chelsea tetap menggunakan atribut sponsor tersebut dikarenakan The Blues tak punya uang untuk membuat jersey baru.
Sebagai informasi, karena dibekukannya aset yang dimiliki Abramovich, Chelsea pun harus menerima kenyataan rekening mereka turut dibekukan.
Hal itu membuat pihak klub tak punya uang sama sekali untuk memesan jersey baru. Alih-alih memesan jersey, Chelsea bahkan mendapat batasan dana untuk menjalani laga tandang.
Petr Cech, selaku penasihat teknik Chelsea menyebutkan, bahwa saat ini pihak klub mengoperasikan klub di bawah lisensi dari pemerintah Inggris.
Berita Terkait
-
Hasil Undian Putaran Keempat Piala FA 2025/26: Liverpool Jumpa Penakluk MU
-
Kata-kata Liam Rosenior Usai Bawa Chelsea Menang 5-1 di Piala FA
-
Pelatih Anyar Chelsea Liam Rosenior: Saya Ini Orang yang Aneh
-
Mike Maignan Setuju Perpanjang Kontrak, Chelsea Gigit Jari
-
Emmanuel Petit: Campur Tangan Bos Jadi Biang Kerok Hancurnya Chelsea
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
Terkini
-
Terlempar ke Pot 3, Timnas Indonesia Terancam Masuk Grup Neraka di Piala AFF 2026
-
Persib Libas Persija! Umuh Muchtar: Ini Kemenangan yang Ditunggu Bandung
-
McKennie dan Thuram Tegaskan Mentalitas Juventus, Gol Penting tapi Kemenangan Nomor Satu
-
Martin Keown Kecam Gary Neville soal Kritik Pedas ke Gabriel Martinelli: Dasar Tukang Provok
-
Timnas Indonesia Butuh Banyak Pemain Top Eropa, John Herdman Mau Naturalisasi Lagi
-
Robert Pires Samakan Declan Rice dengan Thierry Henry dan Patrick Vieira
-
Reaksi Emil Audero Usai Gawangnya Dibobol Lima Gol Saat Lawan Juventus
-
Wayne Rooney Buka Peluang Kembali ke Manchester United, Siap Gabung Staf Michael Carrick
-
Tak Kejar Gelar? John Herdman Ungkap Misi Sebenarnya di Piala AFF 2026
-
Kenapa John Herdman Tolak Honduras dan Pilih Indonesia? Singgung Soal Liga Profesional