Suara.com - Pelatih timnas Italia Roberto Mancini mengaku tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan skuad menghadapi Makedonia Utara pada babak semifinal play-off Piala Dunia 2022 zona Eropa jalur C di Stadion Renzo Barbera, Palermo, Jumat (25/3/2022) pukul 02.45 WIB.
Dikutip Antara dari football-italia, Kamis (24/3/2022), Mancini mengatakan pemain-pemainnya harus melakukan pemulihan terlebih dahulu setelah perjalanan panjang dan banyak pertandingan.
"Jadi kami hanya benar-benar memiliki setengah hari untuk mencoba situasi taktikal. Inilah kenapa kami fokus kepada orang yang sama memenangkan Euro, sebagaimana mereka telah mengetahui satu sama lain dan apa yang mereka harus lakukan," jelas Mancini.
Di dalam skuad Italia saat ini, setidaknya ada sembilan pemain yang merasakan kegagalan Gli Azzuri melaju ke Piala Dunia 2018 ketika disingkirkan oleh Swedia.
Kegagalan tersebut merupakan yang pertama kalinya untuk Italia gagal lolos ke Piala Dunia setelah terakhir kalinya terjadi pada 1958 ketika gelaran tersebut diselenggarakan di Swedia.
Menurut Mancini, kegagalan Italia pada gelaran sebelumnya merupakan hal yang wajar karena dalam olahraga, terkadang posisi mereka bisa berada di atas atau di bawah.
"Ini adalah hidup dari figur olahraga, terkadang di atas dan bawah, kami berharap bahwa kami hanya bisa merasakan kemenangan," terang Mancini.
"Semua yang kami harus lakukan adalah untuk berkonsentrasi kepada diri kami sendiri. Italia memainkan sepak bola yang bagus dan kami harus fokus tidak ada yang lain," sambungnya.
Italia tentu tidak ingin mengulangi kegagalan mereka menembus putaran final Piala Dunia dan akan berusaha mengalahkan Makedonia Utara pada pertandingan ini.
Baca Juga: Jelang Laga Kontra Korea Selatan, Timnas Indonesia U-19 Masih Beradaptasi dengan Cuaca
Setelah melewati rintangan ini, Italia masih harus menghadapi Portugal atau Turki pada partai final play-off jalur C sebelum akhirnya memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.
Tag
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
-
Aksi Berkelas Jay Idzes Jadi Pelerai Saat Keributan Panas Pecah di Laga Genoa vs Sassuolo
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu