Suara.com - Timnas Indonesia U-19 harus puas mengakui keunggulan Timnas Korea Selatan U-19 dengan skor telak 1-5 dalam laga uji coba di DGB Daegu Bank Park, Korea Selatan, Selasa (29/3/2022). Pelatih Timnas U-19, Shin Tae-yong pun merasa banyak hal yang perlu dibenahi dari para pemainnya.
Dalam laga tersebut, satu-satunya gol Timnas Indonesia U-19 dicetak oleh Marselino Ferdinan. Sementara mengenai gawang timnya yang dihujani lima go, Shin Tae-yong menganggap hal tersebut terjadi lebih karena banyaknya kesalahan dari para pemain.
"Bukan bagus lawan, tapi gol tercipta karena kesalahan kami semua. Kami memang kalah, tetapi para pemain tidak menyerah," tutur Shin Tae-yong dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (30/3/2022).
"Sebenernya para pemain tidak banyak (melakukan permainan) yang diinginkan oleh saya. Tetapi, kemauan pemain bermain baik sangat tinggi."
"Namun banyak pelanggaran tidak dibutuhkan, padahal sudah saya minta untuk tidak melakukannya, apa karena tegang di dalam lapangan, saya tidak tahu," sambungnya.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong akan segera memperbaiki masalah kekurangan yang dialami pemain. Pelatih 51 tahun itu yakin dalam waktu dekat Ronaldo Kwateh dan kawan-kawan bisa berkembang.
"Kami akan memperbaiki satu-satu (kesalahan). Fisik para pemain semakin membaik, mereka juga ambil waktu weight training," jelasnya.
"Saya meminta masyarakat dan pencinta sepak bola Indonesia percaya perkembangan para pemain, selalu memberikan dukungan," pungkas Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia U-19 sudah melakoni empat laga uji coba dalam pemusatan latihannya di Korea Selatan. Rinciannya, satu kali menang dan tiga kali kalah.
Baca Juga: 3 Kelemahan Timnas Indonesia U-19 Usai Dibantai Korea Selatan 1-5
Timnas Indonesia U-19 kalah dari Yeungnam University 1-5, lalu kalah 0-7 dari Timnas Korea Selatan U-19, menang 2-1 atas Daegu University, dan teranyar kalah 1-5 dari Korea Selatan U-19.
Berita Terkait
-
Satu dari 3 Asisten Pelatih Timnas Indonesia Ternyata Tangan Kanan Shin Tae-yong
-
Kabar Terbaru Striker Keturunan Indonesia Zico Soree yang Dicampakkan Shin Tae-yong
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Trauma Tragedi Pemecatan Shin Tae-yong, Pemain Timnas Futsal Indonesia Was-was
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026