Suara.com - Antonio Conte dianugerahi penghargaan Panchina d'Oro Italia untuk keempat kali selama kariernya setelah memimpin Inter Milan meraih gelar Serie A pertamanya dalam 11 musim terakhir, kata Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) seperti dikutip Antara dari Reuters, Jumat (1/4/2022).
Panchina d'Oro (Golden Bench) diberikan kepada pelatih terbaik dalam setiap liga sepak bola profesional Italia oleh dewan juri dari sesama pelatih. Bos Juventus Massimiliano Allegri adalah satu-satunya pelatih yang memenangi penghargaan Panchina d'Oro yang sama banyaknya dengan Conte.
Namun Conte yang kini melatih Tottenham Hotspur total sudah enam kali mendapatkan penghargaan pelatih terbaik FA Italia atau yang terbanyak di Italia.
Dia juga mendapatkan satu anugerah Panchina d'Argento (Silver Bench) pada 2008-2009 sewaktu menangani Bari dan penghargaan khusus memimpin Chelsea meraih gelar Liga Premier musim 2016-2017.
"Antonio Conte pantas mendapatkan penghargaan ini karena dalam waktu singkat dia mampu menularkan mentalitas dan filosofinya kepada pemain," kata Demetrio Albertini, presiden Sektor Teknis.
"Dia sangat puas idenya dipraktikkan di lapangan."
Gelar liga terakhir Inter sebelum musim 2020-2021 didapatkan pada 2010 ketika mereka menjadi klub Italia pertama yang meraih treble saat diasuh Jose Mourinho.
Kemenangan Scudetto musim lalu juga mengakhiri sembilan tahun Juventus juara liga.
Conte yang mengakhiri kontraknya dengan Inter tak lama setelah memimpin klub ini menjuarai liga tahun lalu, menggantikan Nuno Espirito Santo melatih Tottenham Hotspur pada November tahun lalu.
Baca Juga: Ronald Araujo Belum Bersedia Teken Kontrak Baru, Barcelona Kontak Agen Antonio Rudiger
Berita Terkait
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami
-
Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
-
Cedera Lutut, Musim Cristian Romero Terancam Berakhir Lebih Cepat
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah
-
Manuel Neuer Masih Bingung, Perpanjang Kontrak atau Gantung Sepatu
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Alasan Pribadi, Javier Mascherano Mundur dari Kursi Pelatih Inter Miami