Suara.com - Manajemen Persebaya Surabaya memastikan Aji Santoso tetap sebagai pelatih kepala tim hingga dua musim ke depan, termasuk para asistennya.
“Coach Aji sudah sepakat dan tetap melatih hingga dua musim ke depan,” ujar Sekretaris Tim Persebaya Ram Surahman kepada wartawan di Surabaya, Jumat (1/4/2022).
Menurut manajemen, Aji Santoso dinilai berhasil dan sukses memenuhi target berada di papan atas klasemen akhir sehingga tak ada yang perlu diperdebatkan terkait masa depannya.
“Siapa yang meragukan kualitas beliau di Persebaya? Buktinya dia dinobatkan sebagai pelatih terbaik Liga 1 dan mencatat sejarah bukan pelatih tim juara yang meraihnya,” ucap Cak Ram, sapaan akrabnya.
Musim depan, manajamen juga telah memasang target kepada Aji Santoso untuk lebih baik dari tahun ini, yakni berada di posisi kompetisi Asia.
Aji, kata Ram, dibebani untuk mampu mencetak juara selama memimpin tim dua musim ke depan.
“Berarti, minimal posisi ketiga untuk musim depan dan musim berikutnya harus juara. Tim ini ada ukurannya, dan tak ingin berlari kencang tapi tiba-tiba pingsan di jalan. Target harus cermat dan mencetak juara,” katanya seperti dmuat Antara.
Sementara itu, Aji Santoso bersyukur tetap dipercaya untuk melatih Persebaya, bahkan selama dua musim ke depan sehingga mencatatkan namanya menjadi bagian dari sejarah tim sebagai pelatih terlama.
Legenda hidup Persebaya dan Timnas Indonesia tersebut siap menerima target yang dibebankan manajemen, serta segera membentuk kerangka tim menyambut musim depan.
Baca Juga: Pengakuan Carlos Fortes: Tidak Pernah Diajak Bicara Manajemen Arema FC Soal Kontrak
“Saat diumumkan oleh PSSI bahwa jeda Liga 1 tidak akan berhenti lama, kami sangat antusias menyambutnya. Keberadaan para asisten pelatih musim lalu juga sangat membantu saya, makanya saya bersyukur mereka tetap berada di tim,” tuturnya.
“Target dari manajemen adalah tantangan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin bisa tembus kompetisi Asia, bahkan kalau bisa lebih dari posisi itu,” tambah Aji.
Selama musim kompetisi 2021/2022, Aji Santoso membawa Persebaya finis di posisi lima klasemen akhir dan mencatatkan berbagai rekor, baik tim maupun individu.
Mewakili tim pelatih dan pemain, pria kelahiran Malang itu berterima kasih kepada manajemen yang selama satu tahun sudah memberikan hak serta kewajibannya dengan baik.
Berita Terkait
-
Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Big Match Pembuka Pekan, Ini Link Live Streaming Borneo FC vs Persebaya Surabaya
-
Nova Arianto Ungkap Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas Indonesia U-20
-
Tembus 100 Laga, Kiper Timnas Indonesia Ungkap Satu Mimpi Besar yang Ingin Diwujudkan di Persebaya
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
Terkini
-
Performa Menawan Eberechi Eze Banjir Pujian dari Mikel Arteta
-
Berkah Ramadan! Bhayangkara FC Jadi Satu-Satunya Tim Sempurna dengan Sapu Bersih 4 Laga Beruntun
-
Mauricio Souza Akui Sering Begadang Pikirkan Performa Persija Jakarta
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Rasakan Duel Lawan Bulgaria
-
Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong
-
Jelek! Lagu Resmi Piala Dunia 2026 Dihujat Fans: Gak Ada Greget, Lebih Mirip Sound WWE
-
Kontroversi Besar Piala Afrika 2025: Aturan Ini yang Dilanggar Senegal hingga Gelar Juara Dicabut
-
Persija Dua Laga Tanpa Kemenangan, Jordi Amat Berharap Macan Kemayoran Pindah Kandang
-
Declan Rice Kirim Psywar ke Man City Jelang Final Carabao Cup: Arsenal Siap Kalahkan Siapa Pun
-
Bintang Bulgaria Pede Tatap FIFA Series 2026 di Indonesia: Kami Punya Kualitas!