Suara.com - Sepak bola merupakan olahraga yang sang populer di dunia, tidak sedikit para pesepak bola lahir dari keluarga atlet.
Oleh karena itu, ada beberapa pesepak bola yang merupakan saudara kandung. Untuk mengidentifikasi hubungan bersaudara seorang pemain, umumnya mereka punya nama yang sama.
Contohnya Romelu Lukaku dan Jordan Lukaku yang sama-sama membela Timnas Belgia, atau Eden Hazard dan Thorgan Hazard yang juga main di negara yang sama.
Atau contoh paling dekat ada di Singapura yaitu kakak-beradik Ikhsan Fandi dan Irfan Fandi yang merupakan putra dari legenda Singapura, Fandi Ahmad.
Namun, tidak sedikit pula para pemain sepak bola yang merupakan saudara kandung, punya nama yang berbeda sehingga sering kali orang awam tidak mengetahui status saudara mereka.
Siapa saja pemain-pemain tersebut, berikut daftarnya!
1. Supachok Sarachat dan Suphanat Mueanta
Pasangan pesepak bola yang ternyata saudara adalah dua penggawa Timnas Thailand, Supachok Sarachat dan Suphanat Mueanta.
Mereka adalah dua penyerang muda potensial milik Thailand. Jika Supachok sudah menjadi langganan masuk timnas senior, Suphanat dipersiapkan untuk tim masa depan Thailand.
Baca Juga: Lee Woon-jae, Kiper Legendaris Korea Selatan yang Putuskan Mualaf
2. Edin Dzeko dan Emir Spahic
Namanya memang sangat jauh berbeda, namun kedua pemain ini ternyata punya hubungan darah. Spahic enam tahun lahir lebih dulu dibandingkan Dzeko yang lahir pada 1986.
Keduanya adalah sepupu dan sempat sering bermain bersama di Timnas Bosnia.
3. Marselino Ferdinan dan Oktafianus Fernando
Pemain sepak bola berikutnya yang punya hubungan darah hadir dari Indonesia. Bahkan, Marselino dan Oktafianus sama-sama bermain di Persebaya Surabaya.
Di Liga 1 2021/22, Marselino mencuat setelah tampil gemilang, sedangkan Oktafianus banyk absen karena jarang mendapat kesempatan dari Aji Santoso.
Berita Terkait
-
Pemanasan Jelang Gabung Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan Cetak Assist di AS Trencin
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United