Buffon saat itu sudah berusia 28 tahun dan sukses hanya kebobolan dua gol saat membawa Italia mengangkat trofi Piala Dunia 2006.
Sejak saat itu, Buffon mengoleksi 11 gelar liga bersama klub yang dibelanya dan hingga saat ini sang pemain masih aktif bermain.
Buffon kembali membela klub masa kecilnya Parma yang berkompetisi di Serie B dan tidak bermain untuk Italia di Piala Dunia 2022.
Selain karena tidak dipanggil oleh Roberto Mancini, Italia juga gagal lolos ke putaran final Piala Dunia Qatar.
Meski dipanggil masuk skuat timnas Inggris yang saat itu diarsiteki Sven Goran Eriksson, Theo Walcott sama sekali tak menikmati menit bermain di Piala Dunia 2006.
Walcott dianggap sebagai pemanggilan yang salah saat itu, kini di usianya yang sudah 32 tahun eks bintang Arsenal ini masih aktif bermain.
Membela Southampton di Premier League dan di musim ini sudah menorehkan 12 penampilan, meskipun tidak masuk skuat Piala Dunia 2022 karena memang tidak dipanggil.
Baca Juga: Seri 2-2 Lawan Gimcheon, Shin Tae-yong Sebut Performa Timnas U-19 Membaik
Gelaran Piala Dunia 2006 menjadi kali terakhir Zlatan Ibramimovic setelah Swedia setelah tersingkir dari Polandia di babak playoff.
Bukan kesuksesan terbesar dalam karier Ibrahimovic, tak mampu membawa Swedia melaju ke babak delapan besar setelah tersingkir di babak 16 besar dari Jerman.
Meski begitu, Ibrahimovic masih aktif bermain di sepak bola profesional bersama AC Milan di Liga Italia meskipun usianya sudah menginjak kepala empat.
Luka Modric
Luka Modric merupakan pemain muda potensial di Piala Dunia 2006 Jerman, meskipun hanya bermain dua kali setelah Kroasia tersingkir di babak pertama.
Meski begitu, 12 tahun berselang Modric meraih kesuksesan bersama Real Madrid hingga membuatnya dianugerahi Bola Emas Piala Dunia di Piala Dunia 2018.
Modric akan tetap bermain untuk Kroasia di Piala Dunia 2022, penampilan impresifnya di level klub di bawah asuhan Carlo Ancelotti jadi alasannya.
Di dalam rentetan nama-nama gemilang Prancis di Piala Dunia 2006, seperti Lilian Thuram, Claude Makelele dan Zinedine Zidane.
Setelah nyaris gagal lolos di fae grup, Franck Ribery muncul sebagai sosok pembeda sekaligus pembakar semangat skuat Prancis.
Ribery juga mencetak gol kemenangan atas Spanyol di babak perempat final, ia juga bertanding di final melawan Italia.
Di usianya yang kini sudah 39 tahun, Ribery masih bermain setelah menghabiskan banyak waktu di Bayern Muenchen.
Saat ini Ribery bermain untuk Salernitana di Liga Italia Serie A.
Lukas Podolski
Dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Piala Dunia 2006, Lukas Podolski kerap diremehkan karena tak memiliki potensi di awal.
Namun sebagai bagian dari skuat pemenang Piala Dunia 2014, Podolski memberi banyak keajaiban dalam kariernya termasuk saat membela Arsenal di Liga Inggris.
Di usianya yang sudah 36 tahun, Podolski saat ini masih bermain untuk klub Polandia idolanya saat masih kecil, Gornik Zabre.
Joaquin Sanchez
Piala Dunia 2006 merupakan kali kedua Joaquin Sanchez bermain untuk timnas Spanyol setelah sebelumnya juga tampil di Piala Dunia 2002.
Meski begitu peran yang diemban Joaquin di Jerman lebih sedikit dan hanya menjadi starter di laga awal fase grup melawan Arab Saudi.
Kini usia Joaquin sudah 40 tahun dan saat ini masih bermain di level tertinggi sepak bola Spanyol bersama Real Betis.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Tag
Berita Terkait
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Hari Apa? Catat Tanggal, Jam, dan Cara Nonton Resminya
-
Harry Kane Kritik Taktik Bertahan Inggris Penyebabkan Kekalahan Menyakitkan dari Argentina
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat
-
5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
-
6 Cara Mencuci Sepatu Suede yang Benar, agar Tidak Kusam dan "Botak"
-
Animal Farm dan Cermin Politik Modern: Saat Kesetaraan Hanya Menjadi Slogan
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan
-
GeForce RTX 3060 Hidup Kembali, GPU 12GB untuk Gaming 1080p dan AI Lokal
-
109 PPPK Paruh Waktu di Pemkot Malang Diupayakan Naik Kelas Jadi Penuh Waktu
-
Sitaan Fantastis di Kasus Korupsi Terbaru, Sejauh Mana Urgensi RUU Perampasan Aset?