Suara.com - Bayern Munich mengalami musim yang tak bisa disebut berhasil karena disingkirkan Villarreal dalam perempat final Liga Champions sekalipun mereka menjuarai Bundesliga untuk kesepuluh kali berturut-turut, kata pelatih Bayern Julian Nagelsmann.
Klub Bavarian itu secara mengejutkan kebobolan pada menit ke-88 untuk menyamakan kedudukan sehingga diimbangi 1-1 dan kalah 1-2 secara agregat dari tim underdog itu.
Kekalahan ini membuat Nagelsmann melewatkan musim pertamanya bersama Bayern dengan kemungkinan hanya mendapatkan gelar juara liga setelah juga tersingkir dari Piala Jerman.
Bayern unggul sembilan poin dari peringkat kedua Borussia Dortmund di puncak klasemen Bundesliga ketika musim ini tinggal menyisakan lima pertandingan lagi.
"Kami tersingkir dari Piala Jerman, tersingkir dari Liga Champions. Saya tidak menganggap ini cukup baik bagi Bayern. Kami menganggap semifinal sebagai target minimal kami dan kami gagal mencapainya," kata Nagelsmann.
"Itu dianggap sebagai salah satu dari tiga kekalahan terbesar saya."
Tim Bavaria sudah kalah 0-1 dalam leg pertama di Spanyol pekan lalu ketika saat itu mereka beruntung tidak kebobolan lebih banyak lagi.
Namun dalam leg pertama Rabu dini hari tadi, mereka mendominasi laga tetapi gagal menambah gol yang diciptakan Robert Lewandowski pada menit ke-52.
Thomas Mueller nyaris mencetak gol dengan sundulan sebelum pemain Villarreal Samuel Chukwueze mencetak gol saat istirahat untuk menghancurkan harapan tuan rumah.
Baca Juga: Lolos ke Semifinal Liga Champions, Ancelotti Senang Real Madrid Lewati Fase Sangat Kritis
Villarreal akan menghadapi Liverpool atau Benfica dalam babak empat besar. Saat ini Liverpool memimpin setelah menang 3-1 pada leg pertama di Portugal. Leg kedua akan dimainkan di Anfield, Kamis dini hari.
"Yang terjadi kami kalah dalam duel itu. Dari penampilan kami hari ini, Anda menyaksikan emosi dan taktik bagus yang kami terapkan. Ini sangat berlawanan dengan leg pertama," kata Nagelsmann.
"Kami tahu mereka bakal bertahan. Pada akhirnya kami gagal menciptakan gol kedua itu. Tekanannya bagus. Kami bertahan dengan baik. Kami mendominasi mereka selama hampir seluruh pertandingan, tetapi itu tidak penting karena kami telah tersingkir."
Berita Terkait
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Terkendala Administrasi, Dean James Comeback Bersama Go Ahead Eagles
-
Komentar Maarten Paes usai Catatkan Clean Sheet dan Menang 3-0
-
Eksel Runtukahu Bicara Kans Dipanggil John Herdman Usai Dua Kali Bobol Gawang Persebaya
-
Percaya Diri Tinggi, Bali United Siap Lukai Persib di GBLA
-
Misi Jaga Tren Sempurna, Persib Siapkan Taktik Lumat Bali United
-
Analisis Kemenangan Persija Jakarta Atas Persebaya Surabaya, Jadi Sinyal Kebangkitan Macan Kemayoran
-
Ajax Tempel Ketat Zona Liga Champions Setelah Maarten Paes Catat Clean Sheet Sempurna
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia