Suara.com - Keputusan Villarreal untuk merekrut Unai Emery sebagai pelatih pada musim panas 2020 lalu terbukti sangat tepat jika menilik prestasi yang dibawa oleh sosok 50 tahun itu.
Sejak didatangkan dengan kontrak berdurasi tiga tahun, Unai Emery mampu memberi bukti nyata lewat torehan prestasi berupa trofi.
Unai Emery sendiri sempat menganggur usai didepak oleh Arsenal pada November 2019. Dia dianggap gagal memberikan prestasi terbaik buat The Gunners.
Namun, kini Arsenal sepertinya bakal menyesal dengan hasil apik yang diberikan oleh Emery selama melatih The Yellow Submarine.
Lantas apa saja catatan impresif yang ditorehkan oleh Unai Emery selama dua tahun terakhir ini menukangi Villarreal? Berikut ulasannya.
Juara Liga Europa
Prestasi gemilang pertama yang ditorehkan oleh Unai Emery bersama Villarreal adalah membawa tim tersebut menjadi kampiun Liga Europa 2020/2021.
Pada partai final, Villarreal mengalahkan Manchester United dengan skor 11-10 di babak adu penalti. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga dua babak tambahan waktu.
Gelar ini sekaligus mempertegas status Unai Emery sebagai pelatih spesialis gelar Liga Europa. Pelatih asal Spanyol tersebut kini sudah mengoleksi 4 gelar juara Liga Europa.
Baca Juga: Villarreal Singkirkan Bayern dari Liga Champions, Omongan Nagelsmann Jadi Bumerang
Dia meraih gelar ini secara beruntun selama tiga musim saat menjadi pelatih Sevilla di musim 2014 hingga 2016. Emery melewati catatan Giovanni Trapattoni yang mengoleksi 3 titel kompetisi ini.
Lolos ke Semifinal Liga Champions
Catatan impresif terbaru yang ditorehkan Unai Emery bersama Villarreal adalah meloloskanke semifinal Liga Champions 2021/2022.
Bagi Emery, ini menjadi kali pertama untuknya bisa mencapai babak semifinal Liga Champions. Sebelumnya dia tidak pernah bernasib mujur di kompetisi tertinggi antarklub Eropa tersebut.
Catatan impresif ini terasa makin spesial karena Villarreal lolos usai menyingkirkan raksasa Jerman, Bayern Munich. Sebelumnya mereka mengalahkan Juventus di 16 besar.
Menghadapi Bayern Munich, Villarreal lolos usai menang agregat 2-1. Sedangkan melawan Juventus, Villarreal menang dengan agregat 4-1.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati