Suara.com - AS Roma siap melakoni partai hidup mati melawan tim Norwegia BodoGlimt di leg kedua perempatfinal Liga Conference Europa. Meski situasinya 'do or die' buat Roma lantaran harus membalikkan defisit agregat 1-2, pelatih Jose Mourinho mengakui pasukannya rileks dan tak merasakan pressure yang berlebih.
AS Roma siap menjamu Bodo/Glimt di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Jumat (15/4/2022) dini hari WIB nanti untuk laga leg kedua ini.
Pekan lalu, pasukan Serigala Ibu Kota asuhan Mourinho takluk 1-2 pada laga leg pertama di Norwegia. Itu menjadi ketiga kalinya AS Roma gagal mengalahkan Bodo/Glimt di Liga Conference musim ini.
Sebelumnya di fase grup lalu, AS Roma dipermalukan dengan skor telak 1-6 saat tandang serta hanya bisa bermain imbang 2-2 pada pertemuan kedua di Olimpico.
Dini hari nanti, AS Roma wajib menang jika ingin melaju ke empat besar Liga Conference. Akan tetapi, Mourinho dan armadanya nampaknya santai saja menatap laga hidup mati ini.
"Saya tak melihat pemain saya tegang. Kami rileks kok, para pemain, staf pelatih. Tapi kami tentunya mencanangkan target menang karena kami ingin ke semifinal," sesumbanr Mourinho seperti dilansir football-italia, Kamis.
"Kekalahan di leg pertama lalu tak terlalu mengecewakan kami. Biasanya, seseorang bereaksi secara negatif sementara kami bereaksi dengan hormat meskipun kalah," koarnya.
"Kami harus memainkan dua pertandingan dengan mereka (Bodo/Glimt) di fase gugur ini, tidak ada kesulitan dan apa yang terjadi Kamis lalu di luar konteks. Permainan dan akhir pertandingan normal, setelah 45 menit semuanya normal, hanya ada satu episode buruk tetapi tak masalah," ucap Mourinho menyinggung kekalahan AS Roma pekan lalu.
"Kami ingin semifinal seperti yang mereka lakukan. Saya mengharapkan pertandingan hebat dengan keuntungan bermain di stadion sendiri, dengan penggemar kami sendiri yang dapat membuat perbedaan."
Baca Juga: Jurgen Klopp Antusias Bakal Beradu Taktik dengan Unai Emery di Semifinal Liga Champions
"Kami ingin bermain sepakbola seperti yang kami lakukan di laga-laga lain, meskipun kami pernah kalah 1-6 dari mereka. Semoga tim terbaik menang, dan saya yakin kami yang terbaik," tandas eks pelatih Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United dan Tottenham Hotspur itu.
Tag
Berita Terkait
-
Buyutku Pembunuh Benito Mussolini, Ditembak di Wajah
-
Inter Milan Mengamuk! Roma Dibantai 5-2, Chivu Puji Perubahan Mentalitas
-
Drama 7 Gol di Giuseppe Meazza! Lautaro Martinez Bawa Inter Milan Bantai AS Roma 5-2
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-31: Napoli vs AC Milan dan Inter vs AS Roma Jadi Sorotan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim