Suara.com - Barcelona harus susah payah untuk meraup poin penuh ketika melawat ke markas Real Sociedad dalam lanjutan Liga Spanyol di stadion Anoeta, Jumat (22/4/2022) dini hari WIB. Pelatih Xavi Hernandez pun menyoroti buruknya kinerja para penyerangnya.
Duel Real Sociedad vs Barcelona berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Blaugrana. Pierre-Emerick Aubameyang jadi pahlawan lewat gol semata wayangnya pada menit ke-11.
Meski menang, Barcelona tak bisa dibilang tampil dominan dalam laga ini. Mereka cukup beruntung karena Real Sociedad juga gagal tampil klinis di mana kedua striker mereka, Alexander Isak dan Alexander Sorloth, melewatkan peluang kunci untuk menyamakan kedudukan.
Xavi Hernandez mengaku tak puas dengan performa Barcelona dalam laga tersebut. Dia mengkritik para pemainnya di babak kedua, terutama barisan penyerang yang gagal tampil klinis.
“Sampai setengah jalan [babak kedua] kami tidak memiliki penguasaan bola, tapi ini soal pengambilan keputusan," kata Xavi Hernandez kepada Mundo Deportivo dikutip dari Football Espana, Jumat (22/4/2022).
"Tapi kami mampu bertahan, memenangkan pertarungan, itu menyentuh [perasaan] orang-orang, menumbuhkan empati, tapi pada akhirnya, para penyerang gagal [memanfaatkan peluang]," tambahnya.
Xavi menjelaskan bahwa penampilan Barcelona di babak kedua mengecewakan. Namun, dia tetap memuji kerja keras Aubameyang dan kawan-kawan kendati memberi catatan performa El Barca harus lebih baik di laga selanjutnya.
"Babak kedua bukan cara kami bermain, babak pertama iya. Ini bukan permainan ideal kami, tetapi kami bertarung, kami bermain untuk hidup kami. Upaya itu harus dipuji tetapi kami harus meningkat," pungkasnya.
Hasil ini membuat Barcelona bangkit setelah mengalami dua kekalahan beruntun dari Eintracht Frankfurt di perempat final Liga Europa dan Cadiz di Liga Spanyol.
Baca Juga: Real Sociedad Sedang dalam Tren Bagus, Xavi: Barcelona Siap Meladeni
Kemenangan ini membuat Barcelona kembali merebut posisi kedua klasemen Liga Spanyol dari Atletico Madrid. Blaugrana kini mengoleksi 63 poin dari 32 laga, terpaut 15 poin dari Real Madrid di puncak yang telah tampil 33 kali.
Berita Terkait
-
Sialnya Barcelona, Menang Atas Sociedad tapi Empat Bek Alami Cedera
-
Hasil Bola Tadi Malam: Burnley Tekuk Southampton, Barcelona Tundukkan Real Sociedad
-
Real Sociedad vs Barcelona: Gol Tunggal Aubameyang Menangkan Blaugrana
-
Profil Sergio Herrera, Kiper Osasuna yang Gagalkan Dua Penalti Karim Benzema
-
Barcelona vs Sociedad: Bisakah Xavi dan Blaugrana Bangkit?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi