Suara.com - Setidaknya ada empat pemain keturunan Indonesia yang pernah mengalahkan timnas Indonesia saat bermain untuk negara lain di berbagai kompetisi.
Bukan rahasia umum lagi terdapat banyak pemain keturunan Indonesia yang berkarier di luar negeri dan bahkan sudah bermain membela tim nasional negara lain.
Seperti halnya empat pemain berikut ini, memiliki garis keturunan Indonesia namun pernah membuat malu tim nasional Indonesia dengan seragam negara lain.
Berposisi sebagai bek kanan, Mahali Jasuli merupakan salah satu pemain andalan timnas Malaysia dan pernah membuat Indonesia gigit jari sebanyak dua kali.
Final Piala AFF 2010 dan partai puncak SEA Games 2011, Mahali Jasuli menjelma sebagai momok menakutkan para pemain Indonesia saat itu.
Jasuli memiliki keturunan Indonesia dari orang tuanya, Jazuli dan Masyura yang berasal dari Pulau Bawean, Gresik.
Pekerjaan kedua orang tuanya di Malaysia membuat Mahali Jasuli mendapatkan kewarganegaraan Malaysia.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Sialnya Barcelona, Menang Atas Sociedad tapi Empat Bek Alami Cedera
Namanya melejit dan diagung-agungkan para penikmat sepak bola Indonesia, khususnya suporter Arema Indonesia di masanya dahulu.
Kakek dari ibu Noh Alam Shah berasal dari Pulau Bawean, Gresik namun ia justru mendapat kewarganegaraan Singapura.
Pencetak gol terbanyak Piala AFF 2007 ini merupakan mimpi buruk timnas Indonesia dalam beberapa kali pertandingan.
Salah satunya di final Piala AFF 2004 dan fase grup Piala AFF 2008, yang membuat Indonesia dipaksa menelan pil pahit kekalahan.
Meski belum pernah mengalahkan timnas Indonesia, performa Ikshan Fandi menjadi ancaman lini pertahanan Indonesia khususnya di Piala AFF 2020.
Berita Terkait
-
Kabar Buruk! Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday Juni
-
Pelatih Thailand Sebut Laga Lawan Timnas Indonesia Adalah Derby ASEAN Sesungguhnya
-
Dibuang DPMM FC, Klub Super League Mana yang Bakal Dituju Ramadhan Sananta?
-
Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta Resmi Berpisah dengan DPMM FC
-
Siapa Igor Sanders? Striker Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-19
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dortmund Sindir Arsenal soal Gol Set Piece usai Juara Premier League International Cup
-
Wasit asal Jerman Pimpin Final Liga Champions 2026 antara Arsenal vs PSG
-
Di Tengah Badai Kritik, Arne Slot Konfirmasi Dirinya Tetap Latih Liverpool Musim Depan
-
Fabio Calonego Minta Persija Bangkit dan Jaga Harga Diri di Dua Laga Sisa
-
5 Timnas Terkuat di Piala Dunia 2026: Ada Pemain Besar Hingga Statistik Mengerikan
-
Drawing Piala Presiden 2026 Rampung: 64 Klub Liga 4 dari 38 Provinsi Siap Bertanding
-
Florentino Perez Buka Suara soal Rumor Erling Haaland ke Real Madrid
-
Al Hilal Siapkan Tawaran Fantastis untuk Robert Lewandowski
-
AS Roma Resmi Permanenkan Donyell Malen Setelah Lolos ke Liga Europa
-
Nasser Al-Khelaifi Bangga PSG Juara Liga Prancis, Kini Fokus ke Final Liga Champions