Aksi dugem yang dilakukan Yudha Febrian kala TC Timnas Indonesia U-19 tak dilakukan sendiri. Ia ditemani oleh Serdy Ephy Fano.
Karena tindakan indisipliner itu, Serdy pun harus menerima namanya dicoret dari Timnas Indonesia U-19 oleh Shin Tae-yong bersama Yudha.
Usut punya usut, pencoretan itu bukanlah yang pertama. Jauh sebelumnya, Serdy juga sempat dicoret bersama Ahmad Afhridrizal pada Agustus 2020. Pencoretannya itu pun tak lain dan tak bukan karena dugem.
Apa yang dilakukan Serdy itu sampai membuat Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan naik pitam sehingga namanya pun tak akan dipanggil lagi oleh PSSI.
3. Zaenal Arief
Timnas Indonesia pernah punya bomber mematikan pada era 2000 an dalam diri Zaenal Arief. Hal ini terbukti dari pencapaiannya yang mampu menjadi Runner Up top skor Piala AFF 2002.
Di level klub, Zaenal Arief juga tergolong penyerang ganas, terutama saat dirinya membela Persita Tangerang dan juga Persib Bandung.
Namun di balik kehebatannya itu, Zaenal Arief punya kisah getir yang membuatnya tak pernah lagi membela Timnas Indonesia.
Hal tersebut terjadi pada 2007 silam. Saat itu, Zaenal Arief dicoret oleh Ivan Kolev saat Timnas Indonesia akan menjalani laga pamungkas melawan Korea Selatan di babak grup Piala Asia 2007.
Alasan pencoretan itu dikarenakan Zaenal Arief pulang ke hotel larut malam, dari jam yang telah ditetapkan Ivan Kolev yakni pukul 22.00 WIB.
4. Titus Bonai
Pemain Timnas Indonesia lainnya yang kariernya hancur akibat tindakan indisipliner adalah penyerang lincah asal Papua, Titus Bonai.
Titus Bonai merupakan penyerang haus gol yang memiliki kelincahan dan skill olah bola menawan. Anugerah yang ia miliki itu pun berhasil membawanya menembus tim nasional Indonesia.
Namun, anugerah yang ia dapatkan itu tak dibarengi dengan sikap yang apik dari Titus Bonai, yang membuat namanya harus dicoret dari Timnas Indonesia U-23.
Hal ini terjadi pada 2011 silam, di mana pelatih Timnas Indonesia U-23 saat itu, Alfred Riedl mengetahui Titus Bonai mabuk baik saat di Hong Kong maupun di Jakarta. Alhasil ia pun dicoret.
Saat kursi kepelatihan beralih ke Rahmad Darmawan, Tibo, sapaannya, kembali mendapat tempat di Timnas. Namun lagi-lagi ia melakukan tindakan indisipliner yang membuat kariernya terus meredup hingga kini berstatus tanpa klub.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
-
Curang! John Herdman Usir Pelatih Vietnam Intip Pemanasan Timnas Indonesia
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana