Suara.com - Timnas Indonesia U-23 gagal memetik kemenangan di laga uji coba kedua di Korea Selatan. Menghadapi Pohang Steelers di Stadion Steel Yard, Sabtu (23/4/2022), tim besutan Shin Tae-yong tumbang dengan skor telak 2-0.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Timnas Indonesia U-23 di Korea Selatan. Di laga uji coba pertama, skuad Garuda Muda menang dengan skor 4-2 atas Andong Science College.
Muhammad Ridwan, striker Timnas Indonesia U-23, mengatakan para pemain sudah bekerja keras saat menghadapi Pohang Steelers. Hanya saja hasil maksimal gagal diraih.
"Secara keseluruhan kami sudah bekerja keras dalam pertandingan melawan Pohang Steelers," kata Ridwan.
"Namun hasil belum maksimal, untuk uji coba selanjutnya kami akan berusaha lebih baik lagi," sambungnya dikutip laman PSSI, Senin (25/4/2022).
Pemain asal Persik Kediri itu mengemas satu gol saat tim U-23 Indonesia mengalahkan Andong Science College di Haemaji Football Field, Korea Selatan pada Kamis (21/4/2022).
Ridwan bertekad untuk kerja keras demi satu tempat di skuat Timnas Indonesia U-23 SEA Games Vietnam.
"Kami harus kerja lebih keras lagi serta terus meningkatkan kemampuan seperti fisik, taktikal dan lainnya. Semoga saya dapat terpilih masuk skuad utama SEA Games nanti dan bertekad membawa Indonesia meraih emas," tambah pemain kelahiran 13 Juni 2000 itu.
Di laga uji coba beriktunya, Timnas Indonesia U-23 akan melawan Daejon Hana Citizen, Rabu (27/4/2022).
Baca Juga: Soroti Mental Pemain, Bima Sakti: Timnas Indonesia U-16 Butuh Banyak Uji Coba
Usai laga uji coba ketiga, rombongan timnas dijadwalkan kembali ke Jakarta sebelum bertolak ke Vietnam pada 3 Mei 2022.
Di SEA Games Vietnam, Indonesia tergabung di Grup A. Indonesia akan menghadapi tuan rumah sekaligus juara bertahan Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
Cabang olah raga sepak bola putra SEA Games Vietnam rencananya dimulai pada tanggal 6 Mei.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China
-
Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Klasemen Grup B Piala Asia U-17 2026: Jepang di Puncak, Indonesia Tempel Ketat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan