Suara.com - Rekor buruk Pep Guardiola di ajang Liga Champions kembali berlanjut setelah Manchester City gagal melaju ke partai final.
Sebelumnya, Manchester City gagal mempertahankan keunggulan 4-3 atas Real Madrid saat menang pada laga leg pertama Liga Champions 2021/2022.
Pasalnya, anak asuh Pep Guardiola itu digulung Real Madrid dengan skor 1-3 di Santiago Bernabeu, Kamis (5/5/2022) dini hari WIB.
Dengan kedudukan itu, Los Blancos sukses mengungguli Man City dengan agregat 6-5 dan memastikan diri melenggang ke final Liga Champions 2021/2022.
Dari catatan Opta Joe, ini menjadi kekalahan keenam yang diraih oleh Pep Guardiola di babak semifinal Liga Champions.
Catatan itu membuat pelatih asal Spanyol itu menyamai rekor buruk Jose sebagai pelatih yang paling sering kalah di semifinal sepanjang sejarah Liga Champions.
Meskipun demikian, hal ini menjadi kekalahan pertama bagi eks-pelatih Barcelona itu di babak semifinal Liga Champions selama menukangi Manchester City.
Padahal, pada musim lalu, Pep sukses mengantarkan The Citizens melaju ke final Liga Champions sebelum akhirnya dijegal Chelsea pada partai puncak.
Sebelumnya, catatan kekalahan Pep Guardiola di semifinal Liga Champions diraih ketika masih berstatus sebagai juru taktik Barcelona, yakni pada musim 2009/2010 dan 2011/2012.
Baca Juga: Momen Dua Gol Ajaib Rodrygo dalam Satu Menit yang Antar Real Madrid Kalahkan Man City
Selanjutnya, catatan kekalahan arsitek berusia 51 tahun itu diraih ketika menukangi Bayern Munich. Bersama raksasa Bundesliga itu, Pep Guardiola kalah sebanyak tiga kali.
Masing-masing kekalahan itu diraih Pep Guardiola pada ajang Liga Champions edisi 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016.
Padahal, sebetulnya Pep Guardiola dan Man City sudah berada di atas angin lantaran sukses menang pada leg pertama dengan skor 4-3.
Sayangnya, pada laga leg kedua, mereka gagal mempertahankan keunggulan saat Riyad Mahrez mencetak gol pada menit ke-73.
Sebab, Los Blancos, julukan Real Madrid, sukses menyamakan kedudukan lewat gol dramatis Rodrygo Goes pada menit 90’ dan 90+1’.
Akhirnya, keberhasilan Real Madrid meraih kemenangan dipastikan lewat eksekusi penalti Karim Benzema pada menit ke-90+5.
Berita Terkait
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Kompany Tegaskan Bayern Munich Tak Kalah Kualitas dari PSG Meski Gagal ke Final
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026