Bola / Bola Dunia
Jum'at, 06 Mei 2022 | 22:30 WIB
Pemain depan Real Madrid Karim Benzema mengontrol bola saat pertandingan sepak bola leg kedua semifinal UEFA Liga Champions antara Real Madrid dan Manchester City di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu (4/5/2022). [PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP]

Di leg pertama, Ajax mampu menang 1-0 di markas Tottenham. Kedigdayaan Ajax saat itu makin menjadi-jadi di leg kedua yang berlangsung di markasnya sendiri dengan tambahan dua gol di babak pertama, sehingga agregat menjadi 3-0.

Namun di babak kedua, Tottenham mampu membalas keunggulan agregat tiga gol itu lewat Hattrick Lucas Moura sehingga The Lilywhites pun berhak melangkah ke final usai unggul agregat gol tandang atas Ajax.

3. AS Roma vs Barcelona (Agregat 4-4)

Para pemain AS Roma merayakan gol Diego Perotti ke gawang Barcelona dari titik penalti. Cooper NEILL / AFP

Bukan sekali saja Barcelona merasakan Comeback dari lawannya di Liga Champions. Jauh sebelum di-Comeback Liverpool, Blaugrana pernah merasakan Comeback AS Roma.

Hal tersebut terjadi di perempat final Liga Champions 2017-2018. Saat itu, Barcelona unggul di leg pertama dengan skor 4-1 atas AS Roma.

Namun di leg kedua di Stadion Olimpico, AS Roma mampu mengejar ketertinggalan agregat itu dengan kemenangan 3-0 atas Barcelona, sehingga Il Lupi berhak melangkah ke semifinal dengan keunggulan gol tandang dalam agregat 4-4.

4. Barcelona vs Paris Saint-Germain (Agregat 6-5)

Para pemain Barcelona merayakan kemenangan atas Paris St Germain 6-1 di Camp Nou. PAU BARRENA / AFP

Tak hanya jadi ‘lumbung’ Comeback, Barcelona juga pernah melakukan Epic Comeback di Liga Champions 2016-2017 kala melawan Paris Saint-Germain.

Semula, di leg pertama Barcelona sempat takluk dengan skor 4-0. Skor besar ini pun diyakini sudah memupuskan harapan Blaugrana melaju ke babak perempat final.

Baca Juga: Total Hadiah Liga Champions, Europa League dan UECL, Mana yang Paling Besar?

Namun saat leg kedua yang berlangsung di Camp Nou, Barcelona mampu menang 6-1 atas PSG dan membalikkan keunggulan agregat menjadi 6-5 sehingga berhak ke perempat final.

5. Liverpool vs AC Milan (Skor 3-3)

Para pemain Liverpool merayakan kemenangan melalui adu penalti di final Liga Champions antara AC Milan vs Liverpool, 25 Mei 2005 di Stadion Ataturk di Istanbul. Liverpool menang 3-2 lewat adu penalti. AFP FOTO FILIPPO MONTEFORTE.

Comeback bersejarah di Liga Champions tak hanya terjadi di babak Knock Out saja. Di partai final, laga Epic Comeback juga tercipta saat Liverpool berhadapan dengan AC Milan di final 2005.

Di final yang berlangsung di Istanbul itu, Liverpool sempat tertinggal 0-3 dari AC Milan di babak pertama. Namun di babak kedua, The Reds mampu mencetak tiga gol dan menyamakan kedudukan.

Karena skor 3-3 bertahan hingga waktu normal, laga pun dilanjutkan ke babak adu penalti. Alhasil, Liverpool keluar sebagai juara.

6. Manchester United vs Bayern Munchen (Skor 2-1)

Pemain depan Manchester United Dwight Yorke (kiri) ditantang gelandang Bayern Munich Jens Jeremies pada laga final Liga Champions 1998/1999 di Stadion Camp Nou di Barcelona. Manchester United menang 2-1 dalam laga ini.Patrick HERTZOG / AFP.

Jauh sebelum Comeback apik Liverpool atas AC Milan di final, Liga Champions juga menghadirkan Comeback lain saat Manchester United mengalahkan Bayern Munich di final 1999.

Dalam duel itu, Man United sempat tertinggal 0-1 dari Bayern Munich hingga laga memasuki menit ke-91. Secara matematis, Setan Merah diyakini kalah.

Hanya saja keajaiban tiba di waktu yang ada, di mana Man United mampu mencetak dua gol di masa Injury Time lewat gol Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer, sehingga Setan Merah keluar sebagai juara.

7. Deportivo La Coruna vs AC Milan (Agregat 5-4)

Pada Liga Champions 2004, Deportivo La Coruna atau Super Depor menciptakan momen Epic usai Comeback atas juara bertahan, AC Milan.

Di babak perempat final itu, Super Depor sempat tertinggal 1-4 di leg pertama di San Siro. Hanya saja, di leg kedua tim asal Spanyol itu berhasil membuat laga menjadi dramatis usai menang 4-0 atas AC Milan.

Berkat kemenangan 4-0 itu, agregat berubah menjadi 5-4 untuk Super Depor yang kemudian melangkah ke semifinal Liga Champions 2004.

8. PSG vs Man United (Agregat 3-3)

Pada Liga Champions 2018-2019 lalu, Man United juga melakukan Comeback apik saat menghadapi PSG di babak 16 besar.

Di leg pertama di Old Trafford, Man United sempat tertinggal dua gol dari PSG. Namun di leg kedua di markas lawannya itu, Man United mampu meraih kemenangan 3-1 atas tuan rumah.

Kemenangan 3-1 itu membuat Man United pun berhak lolos ke perempat final Liga Champions 2018-2019 dengan keunggulan gol tandang dalam agregat 3-3 atas PSG. [Felix Indra Jaya]

Load More