Suara.com - Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez menegaskan timnya akan setia dan berkomitmen untuk terus menerapkan filosifi ala tim Catalan yakni tiki-taka kendati hal itu terbukti gagal menghindarkan mereka dari puasa gelar musim ini.
Setelah mulai meninggalkan filosofi yang mementingkan penguasaan bola itu, Barcelona kembali menerapkan tiki-taka dalam sendi taktiknya sejak dinakhodai Xavi musim ini.
Meski taktik dan filosifinya itu dikritik karena gagal membuat Barcelona dominan di kancah domestik dan Eropa musim ini, Xavi Hernandez tetap percaya dengan pilihannya.
Barcelona memang masih menduduki posisi dua klasemen Liga Spanyol dan terlihat bakal finis empat besar dengan cukup nyaman guna merebut satu tiket ke Liga Champions musim depan.
Namun, mereka tak dipungkiri tertinggal jauh di belakang rival abadinya, Real Madrid yang kini memuncaki klasemen dan sudah mengunci gelar juara Liga Spanyol sejak pekan ke-34.
“Dalam sejarah Barcelona, kami telah bermain dengan cara tertentu," kata Xavi Hernandez dikutip dari unggahan akun Barcelona di Twitter, Sabtu (7/5/2022).
“Dengan gaya permainan dan filosofi ini, kami telah berhasil memenangkan lima gelar Liga Champions."
"Di seluruh dunia, Barcelona-nya Pep [Guardiola] bersama [Lionel] Messi, telah membuat iri dunia."
Xavi menyebut tiki taka telah mengantar Barcelona menjadi salah satu tim terbaik di dunia. Karenanya, filosifi itu akan tetap dia pertahankan dan terapkan.
“Itu terlihat sebagai tim klub terbaik yang pernah ada. Pesan saya selalu fokus pada bagaimana kami menang, dan kami harus bertahan dalam gaya permainan ini," ujar Xavi.
Barcelona bisa memastikan finis empat besar musim ini ketika bertandang ke markas Real Betis dalam laga pekan ke-35 pada Minggu (8/5/2022) dini hari WIB.
Kemenangan ini bakal membuat mereka mengoleksi 69 poin, dan membuat Real Betis di peringkat kelima tak lagi mungkin menyalipnya sekalipun Barcelona selalu mengalami kekalahan di tiga laga sisa musim ini.
Berita Terkait
-
Real Betis vs Barcelona: Balas Dendam dan Asa Perebutan Klasemen
-
Deretan Comeback Terbaik di Liga Champions, Terbaru Real Madrid Hajar Man City
-
Robert Lewandowski Diisukan Merapat, Ini Prediksi Skuat Barcelona Musim Depan yang Diyakini Bakal Ganas
-
Manchester City Gugur di Liga Champions, Pep Guardiola Kena Kutukan Dukun Afrika?
-
Gagal Antar Man City ke Final, Pep Guardiola Perpanjang Rekor Buruk di Liga Champions
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Gol Penalti Tim Tamu Tumbangkan Garuda
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
-
Cetak Gol dari Penalti, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Bulgaria di Babak Pertama
-
Casemiro Tolak Permintaan Fans Manchester United untuk Bertahan di Old Trafford
-
Persib Bandung Punya Sembilan Laga Sisa, Jupe: Fokus Laga demi Laga
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Rombak Skuad!
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
Membedah Taktik 4-4-2 Hybrid John Herdman, Efektif Bawa Timnas Indonesia Hajar Bulgaria?
-
Timnas Indonesia Diambang Sejarah Jelang Hadapi Bulgaria di GBK