"Pergelangan tangan saya patah dalam leg pertama semifinal dan dokter klub bilang itu cedera yang butuh masa pemulihan 10 pekan," kata Kennedy dalam wawancara dengan BBC pada 2018.
"Saya ingin bermain tapi kami tidak menemukan cara mengatasi kondisi cedera ini, entah diplester atau perban. Pada akhirnya sebuah gips logam diikatkan ke pergelangan tangan saya. Itu agak rumit, berat dan jelas akan dinilai tindakan berbahaya di dunia sepak bola sekarang," ujarnya menambahkan.
Konsultasi panjang bagaimana mengatasi cedera dan kondisinya memaksa Kennedy tinggal di Merseyside dan hanya bisa menyimak pertandingan leg kedua semifinal di Jerman lewat siaran radio.
Liverpool juga mengalami kesulitan lain di Muenchen, di mana Dalglish harus menepi di menit-menit awal karena cedera digantikan pemain minim pengalaman Howard Gayle.
Sebuah gol dari Ray Kennedy membawa Liverpool memimpin tujuh menit jelang bubaran waktu normal, yang segera dijawab oleh Bayern melalui Karl-Heinz Rummenige, tetapi skor 1-1 bertahan dan The Reds berhak lolos ke final berkat aturan gol tandang.
Sebulan berlalu Kennedy turut dalam rombongan Liverpool yang terbang ke Paris untuk partai final, tapi ia masih diliputi keraguan akan peluangnya bermain.
Kennedy, yang didatangkan Liverpool seharga 300 ribu poundsterling pada musim panas 1978, mengaku tidak cukup tidur pada malam jelang final selain karena sambutan suporter tetapi juga kondisinya sendiri apakah ia bisa tampil untuk melakoni final Piala Champions perdananya.
"Beberapa pemain sudah ambil bagian dalam dua final sebelumnya, tetapi itu adalah kali pertama bagi saya. Saya tidak cukup tidur malam harinya. Pikiran saya tersita akan pertandingan itu dan sakit yang masih terasa di pergelangan tangan," tuturnya.
Di hari pertandingan, para pemain Liverpool dibangunkan pukul 16.00 sore setelah tidur siang oleh asisten pelatih Ronnie Moran dan Kennedy baru mengetahui namanya dalam starting eleven begitu tiba di Parc des Princes.
Baca Juga: Sukses Pertahankan Kylian Mbappe, PSG Kini Bidik Frenkie de Jong dari Barcelona
"Itu sedikit mengejutkan untuk dilibatkan dan saya merasa tidak cukup siap secara mental. Tetapi ketika mana manajer memanggil namamu, Anda harus segera menyesuaikan diri dan bersiap-siap untuk tampil," kata Kennedy.
Situasi Kennedy 1981 tentu mau tak mau akan mengingatkan publik akan kondisi Liverpool saat ini, di mana mereka masih diliputi tanda tanya mengenai kondisi dua gelandang yakni Fabinho dan Thiago Alcantara untuk final melawan Real Madrid nanti.
Fabinho sudah absen sejak ditarik keluar karena cedera di pertengahan babak pertama pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa pada 10 Mei lalu.
Sedangkan Thiago menepikan diri di menit-menit tambahan babak pertama partai pemungkas Liga Inggris di Anfield, Minggu (22/5/2022).
Parade juara
Apabila ada sedikit saja kemungkinan bagi Fabinho dan Thiago bermain di final nanti, Jurgen Klopp harus berani melakukan perjudian seberani Paisley menurunkan Alan Kennedy di Paris 1981 silam.
Berita Terkait
-
Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama
-
Federico Valverde Buka Suara soal Ribut dengan Tchouameni: Saya Masih Belajar jadi Kapten
-
Real Madrid Terancam Kehilangan Generasi Emas, 10 Wonderkid Siap Cabut Bersama Arbeloa
-
Liverpool Cuci Gudang: Virgil van Dijk Out, Bek Rp1 Triliun In
-
Gagal ke Liga Champions, Juventus Terpaksa Jual Pemain Bintang, Kenan Yildiz?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Viral Warga India Panik Gegara Patung Messi Setinggi 21 Meter Tiba-tiba Bergoyang
-
Sejarah Kelam Trofi Piala Dunia: Dicuri Nazi, Ditemukan Anjing, hingga Dilebur Pencuri
-
Muncuk Kans Bojan Hodak Latih Persija Jakarta, Bagaimana Peluangnya?
-
Cedera Betis Jelang Piala Dunia 2026: Brasil Cemas, Jawab Neymar Malah Bikin Heboh!
-
Ketum Jakmania Buka Suara soal Mauricio Souza Tinggalkan Persija, Singgung Target Juara
-
Wonderkid Piala Dunia 2026: Warren Zaire-Emery Siap Emban Peran Vital di Timnas Prancis
-
Link Live Streaming Crystal Palace vs Rayo Vallecano: Siapa Bakal Cetak Sejarah?
-
Masuk Akal? Ini 5 Pemain yang Berpotensi Jadi Bintang Baru Piala Dunia 2026
-
Pantang Dilupakan! Ini 9 Final Piala Dunia Paling Dramatis Sepanjang Masa