Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal membahas mengenai penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk turnamen sepak bola pramusim yang dicanangkan PSSI pada Juni 2022.
Ketua Harian Satgas COVID-19 Kota Bandung Asep Gufron mengaku pihaknya masih tetap mengacu kepada aturan PPKM Level 2 yang diterapkan di Kota Bandung. Namun menurutnya pihaknya perlu mencermati aturan itu untuk kegiatan olahraga.
"Yang jelas di level dua kita masih ada pembatasan, apakah nanti dimungkinkan ada penonton dengan terbatas atau hanya pemain. Ini kan harus kita bahas lebih mendalam tentang kegiatan itu," kata Asep kepada Antara di Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/5/2022).
Dalam waktu dekat, menurutnya pihaknya bakal berkoordinasi dengan penyelenggara turnamen, kepolisian, dan TNI. Dia pun memastikan sejauh ini kegiatan di luar ruangan memang sudah diperbolehkan oleh Pemkot Bandung.
Sejauh ini, kata dia, kegiatan olahraga yang dihadiri oleh penonton belum diatur dalam Peraturan Wali Kota. Namun hal tersebut nantinya dikembalikan kepada rekomendasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
"Kalau Dispora merekomendasikan itu dengan acuan maka bisa dilakukan. Di dalam perwal tidak diatur olahraga," kata Asep.
Pada Minggu (29/5/2022), Operator kompetisi yakni PT Liga Indonesia Baru (LIB) menuntaskan pengundian grup untuk Turnamen Pramusim 2022. Dalam kesempatan tersebut, LIB menyebut empat kota yakni Bandung, Malang, Solo, dan Samarinda menjadi tempat diselenggarakannya turnamen itu.
Untuk lokasi pertandingan Grup C akan diselenggarakan di Bandung dengan Persib Bandung sebagai tuan rumah. Adapun Grup C terdiri dari Persib Bandung, Bali United, Bhayangkara FC, dan Persebaya Surabaya.
Saat ini, Pemkot Bandung dan juga manajemen Persib yakni PT Persib Bandung menyebut jika Stadion GBLA resmi jadi kandang Persib. Sebelumnya Persib Bandung sempat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, untuk menjadi kandang pada kompetisi Liga 1 beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Borneo FC Siap Jadi Tuan Rumah Grup B Turnamen Pramusim
Berita Terkait
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Ini Alasan Persib Kosongkan Tribun Selatan dan VBS GBLA
-
Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas
-
Persib Bandung Ubah Jam Latihan ke Malam Hari Agar Intensitas Pemain Tetap Berada di Level Maksimal
-
Persib Terancam Sanksi AFC Lagi Akibat Suporter Masuk Lapangan Usai Lawan Ratchaburi di GBLA
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey