- Persib Bandung menutup sementara Tribun Selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E GBLA setelah insiden.
- Insiden terjadi pada laga kontra Ratchaburi FC tanggal 18 Februari 2026 akibat oknum suporter.
- Penutupan berlaku mulai laga kontra Persita Tangerang 22 Februari 2026 sambil evaluasi internal.
Suara.com - Manajemen Persib Bandung menutup sementara Tribun Selatan serta VIP Barat Selatan (VBS) sektor D dan E di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Keputusan itu diambil sebagai respons atas sejumlah insiden dalam laga kontra Ratchaburi FC pada 18 Februari 2026.
Dalam pernyataan resmi, Persib menyebut pertandingan tersebut berlangsung penuh emosi.
Atmosfer kompetisi Asia memunculkan harapan besar dari seluruh elemen pendukung yang ingin melihat Maung Bandung tampil maksimal di level internasional.
Namun, dalam dinamika laga, terjadi sejumlah insiden yang menjadi sorotan.
Beberapa oknum suporter terlibat aksi memanjat pagar pembatas tribun, melempar benda, menyalakan petasan, hingga masuk ke lapangan (pitch invasion).
Situasi itu dinilai mencoreng penyelenggaraan pertandingan, terlebih karena laga berlangsung di ajang level Asia yang membawa nama klub, Kota Bandung, hingga Indonesia.
Manajemen menegaskan emosi dalam sepak bola adalah hal wajar. Meski demikian, segala tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan pemain, ofisial, dan penonton harus disikapi serius.
Menurut klub, sepak bola harus tetap menjadi ruang dukungan yang positif, aman, dan membanggakan.
Baca Juga: Eliano Reijnders Bongkar Rahasia Lini Belakang Persib Usai Tundukkan Persita
Sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tak terulang, Persib menutup sementara Tribun Selatan serta VBS sektor D dan E mulai laga kontra Persita Tangerang pada Minggu, 22 Februari 2026. Penutupan berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.
Selain itu, klub melakukan evaluasi dan investigasi internal secara menyeluruh terhadap aspek penyelenggaraan pertandingan.
Pembenahan akan dilakukan bertahap demi memastikan laga selanjutnya berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.
Persib juga mengajak bobotoh menjaga marwah klub dengan menunjukkan dukungan yang dewasa dan bertanggung jawab.
Manajemen menilai semangat suporter adalah kekuatan utama tim dan harus menjadi energi positif demi kebanggaan bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Ogah Seperti Persib, Dewa United Pasang Target Tinggi di AFC Challenge League
-
Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas
-
4 Pemain Keturunan yang Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi Sesuai Aturan FIFA
-
3 Opsi Tambahan Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, John Herdman Tertarik?
-
Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol
-
Bedah Taktik John Herdman: Dari 3-4-3 hingga 4-4-2, Mana yang Cocok untuk Timnas Indonesia?
-
Rating Emil Audero Anjlok Usai Cremonese Dibantai AS Roma 3-0 di Stadion Olimpico Roma
-
Stadion Final Piala Dunia 2026 Dicap Mengerikan dan Distopia, Kok Bisa?
-
Meski Lakukan 7 Penyelamatan Penting, Maarten Paes Belum Puas Debut Bersama Ajax Amsterdam
-
Cristiano Ronaldo Ikut Puasa Ramadan, Cuma Kuat 2 Hari