-
Manajemen Persib menutup Tribun Selatan GBLA akibat kericuhan suporter saat melawan Ratchaburi FC.
-
Penutupan tribun dimulai pada laga kontra Persita hingga batas waktu yang belum ditentukan.
-
Tindakan ini diambil untuk mengevaluasi keamanan pasca insiden pitch invasion di level Asia.
Suara.com - Langkah drastis diambil oleh jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat terhadap fasilitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Area tribun selatan kini dalam status penutupan sementara waktu akibat situasi panas yang terjadi baru-baru ini.
Kebijakan tersebut merupakan imbas langsung dari peristiwa kerusuhan yang meledak setelah pertandingan kontra wakil Thailand, Ratchaburi FC.
Momen kelam itu terjadi tepat setelah peluit panjang berbunyi pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2.
Stadion kebanggaan warga Bandung tersebut menjadi saksi bisu kekecewaan yang meluap dari tribun penonton.
Skuad Pangeran Biru sebenarnya berhasil mengamankan kemenangan tipis dengan skor akhir 1-0 pada malam itu.
Namun raihan poin penuh tersebut tidak cukup untuk membawa Persib melaju ke babak perempat final kompetisi kasta kedua Asia.
Kekalahan agregat 1-3 membuat langkah Maung Bandung harus terhenti secara menyakitkan di hadapan pendukungnya sendiri.
Gugurnya tim dari turnamen bergengsi tersebut memicu gelombang amarah dari oknum suporter yang tidak puas.
Baca Juga: Carlos Pena Bungkam Soal Gol Dianulir Saat Persita Tumbang di Markas Persib Bandung
Suasana di dalam stadion berubah menjadi mencekam ketika ketertiban mulai tidak terkendali oleh petugas keamanan.
Adhitia Putra Herawan selaku Deputy CEO PT PBB mengakui bahwa emosi suporter tersulut karena kegagalan tim di ACL Two.
Pihak manajemen sangat menyayangkan adanya tindakan anarkis yang merusak citra sepak bola nasional di mata internasional.
Adhitia merinci berbagai pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh oknum penonton dalam kejadian memalukan tersebut.
Skala pertandingan yang bersifat internasional membuat manajemen harus bergerak cepat sebelum sanksi AFC turun.
Fokus utama pembenahan saat ini tertuju pada sisi selatan stadion yang dianggap sebagai pusat munculnya kericuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
Terkini
-
Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko
-
Didier Deschamps Belum Puas Meski Prancis Cetak 14 Gol, Minta Les Bleus Lebih Kejam Lawan Maroko
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina