Suara.com - Klub raksasa Liga Spanyol Barcelona dikabarkan masih belum bisa mendaftarkan dua pemain anyar mereka yaitu bek Andreas Christensen dan gelandang Franck Kessie untuk kompetisi musim depan.
Dikutip dari football-espana, Rabu (1/6/2022), jurnalis asal Italia, Fabrizio Romano mengatakan, hal ini dihadapi Barcelona karena terbentur oleh aturan Financial Fair Play (FFP).
Meski begitu, Romano menjelaskan, baik Christensen dan Kessie sudah mendapatkan jaminan dari Barcelona jika proses transfer keduanya telah rampung dan akan segera didaftarkan ke dalam tim.
Romano menilai, ini hanya masalah waktu sebelum akhirnya kedua pemain ini didaftarkan oleh Barcelona dan meredam kekhawatiran dari suporter Blaugrana.
Barcelona mendapatkan Andreas Christensen dari Chelsea dan Franck Kessie dari AC Milan dengan status bebas trasnfer setelah kedua pemain ini tidak memperpanjang kontrak dengan klub mereka sebelumnya.
Christensen diharapkan dapat membuat lini pertahanan Barcelona semakin kokoh, sedangkan Kessie bisa memberikan sesuatu yang berbeda dan dinamis pada lini tengah tim asuhan Xavi Hernandez tersebut.
Andreas Christensen merupakan pemain yang mengawali karier mudanya di Chelsea dan masuk ke dalam tim senior pada 2015 dan sempat dipinjamkan ke Borussia Monchengladbach pada 2015 hingga 2017.
Selama membela Chelsea, pemain asal Denmark itu tercatat tampil di 161 pertandingan dan mampu menyumbangkan dua gol serta dua assist pada berbagai ajang.
Franck Kessie menjadi bagian penting dari AC Milan musim ini dengan mencatatkan 39 penampilan serta menyumbangkan 7 gol dan satu assist di segala ajang.
Baca Juga: Profil Javier Cabrera, Pelatih Timnas Bangladesh yang Pernah Jadi Mentor di Akademi Barcelona
Selain itu, pemain berusia 25 tahun itu juga menjadi bagian dari AC Milan yang sukses menjuarai Liga Italia, mengakhiri penantian selama 11 tahun setelah terakhir kali keluar sebagai juara pada musim 2010/11.
Pemain tim nasional Pantai Gading tersebut datang ke AC Milan pada Juli 2017 lalu telah mencatatkan 223 penampilan serta menyumbangkan 37 gol dan 16 assist di segala ajang.
Berita Terkait
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Khianati Chelsea Demi Man City, Tabiat Buruk Enzo Maresca Dibongkar The Blues
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?