Suara.com - Striker pilihan kedua Irlandia Troy Parrott dan Michael Obafemi masing-masing mencetak gol saat mereka mengalahkan Skotlandia 3-0 dalam pertandingan Nations League, Sabtu waktu setempat atau Minggu (12/6/2022) dini hari WIB.
Hasil ini membuat tim Stephen Kenny memperoleh pertandingan pertamanya dalam kompetisi ini.
Irlandia memimpin lebih awal ketika bek Shane Duffy memenangkan duel udara menyusul sebuah tendangan sudut, dan gelandang Alan Browne meneruskan umpannya ke dalam gawang pada menit ke-20.
Parrott kemudian membuat tuan rumah menggandakan kedudukan 2-0 delapan menit kemudian menyusul umpan silang yang cemerlang dari Obafemi yang meluncurkan bola di atas barisan pertahanan Skotlandia untuk mendarat tepat di depan gawang Craig Gordon.
Obafemi kembali membuat penonton Stadion Aviva terpesona setelah melepaskan tendangan luar biasa dari luar kotak enam menit masuk babak kedua untuk menyegel kemenangan pertama Irlandia dalam 13 pertandingan Nations League.
Irlandia pun bergeser ke posisi kedua klasemen Liga B Grup Satu, sedangkan Skotlandia yang juga mengumpulkan tiga poin turun ke posisi ketiga.
Ukraina yang mengalahkan Armenia 3-0 dalam pertandingan grup ini pada hari yang sama tetap berada di puncak klasemen Grup Satu.
Bermain di Stadion Mosir di Polandia dalam status tuan rumah, Ukraina mencetak tiga gol yang seluruhnya tercipta pada babak kedua. Ruslan Malinovskyi memecahkan kebuntuan pada menit ke-61 yang 16 menit kemudian digandakan oleh Oleksandr Karavaev dan kemudian ditutup oleh gol Vitalii Mykolenko pada menit ke-84.
Berdasarkan pertandingan dalam laman ESPN, pada hari yang sama, kejutan terjadi ketika tim liliput dan salah satu yang paling lemah di Eropa, Kepualuan Faroe menaklukkan tamunya Lithuania 2-1.
Baca Juga: Hasil Inggris Vs Italia: Tiga Singa Ompong Di Kandang
Lithuania memimpin lebih dulu pada menit keenam dari gol yang dibuat Fiodor Cernych, tapi tak menunggu sampai babak kedua, tuan rumah menyamakan kedudukan lewat gol penalti yang dilesakkan Viljormur Davidsen pada menit ke-20 sebelum Jakup Andreasen membalikkan keadaan pada menit ke-45.
Berita Terkait
-
Hasil Inggris Vs Italia: Tiga Singa Ompong Di Kandang
-
Wales Vs Belgia: Gol Johnson Selamatkan Tuan Rumah Dari Kekalahan
-
Hasil UEFA Nations League: Jerman Ditahan Imbang Hungaria 1-1
-
Sempat Tertinggal Dua Gol, Belanda Vs Polandia Berakhir Imbang 2-2
-
Jadwal UEFA Nations League Malam Ini: Belanda vs Polandia hingga Inggris vs Italia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal