Suara.com - Ketika pertandingan Timnas Kosta Rika melawan Timnas Selandia Baru berakhir pada Rabu (15/6/2022) dini hari WIB, maka genap sudah seluruh dari 32 tim yang akan bertanding di putaran final Piala Dunia 2022 diketahui publik. Saat ini sudah 31 negara yang telah pasti lolos ke Qatar 2022. Pembagian grup pun sudah dibuat.
Kosta Rika dan Selandia Baru adalah dua negara yang masih akan bertanding untuk memperebutkan satu tiket tersisa putaran final Piala Dunia yang akan digelar di Qatar pada 21 November sampai 18 Desember 2022 nanti.
Laga Kosta Rika vs Selandia Baru dalam play-off inter-konfederasi Piala Dunia 2022 ini akan tersaji dini hari nanti pada pukul 01.00 WIB di Al-Rayyan Stadium, Doha, Qatar.
Pemenang pertandingan ini akan bergabung dengan Spanyol, Jerman dan Jepang dalam Grup E di penyisihan grup Piala Dunia 2022 nanti.
Bagaimana peluang kedua tim di laga nanti? Pertemuan antara Selandia Baru sang juara zona Oseania di babak kualifikasi lalu, dengan peringkat keempat zona CONCACAF (Amerika Utara, Tengah dan Karibia) Kosta Rika ini bisa dibilang tidak akan seimbang.
Ini karena Kosta Rika lebih teruji ketimbang Selandia Baru selama kualifikasi. Kosta Rika telah menghadapi tim-tim kuat seperti Meksiko dan Amerika Serikat sebelum merebut tiket play-off.
Sebaliknya, Selandia Baru sepanjang kualifikasi menghadapi tim-tim lemah di Pasifik Selatan, yang membuat Australia beberapa tahun lalu bergabung dengan zona Asia yang jauh lebih kompetitif.
Kosta Rika sendiri agak kurang beruntung tidak lolos otomatis ke Piala Dunia 2022 setelah finis di urutan keempat kualifikasi zona CONCACAF, hanya karena selisih gol yang lebih buruk dibandingkan dengan Amerika Serikat.
Selisih Keylor Navas dan kawan-kawan dengan Kanada dan Meksiko yang masih-masing menempati urutan pertama dan kedua zona CONCACAF pun cuma tiga poin saja.
Baca Juga: Pertama dalam Sejarah, 6 Tim Asia Bakal Tampil di Piala Dunia
The Ticos --julukan Timnas Kosta Rika-- juga cuma satu kali kalah dan satu kali seri dalam sembilan laga terakhir, yang sebagian besar berkat pertahanan solid mereka.
Faktor ini pula yang membuat Kosta Rika bisa enam kali clean sheet selama kualifikasi CONCACAF, terutama karena gawang mereka dijaga oleh Keylor Navas yang boleh jadi merupakan salah satu kiper terbaik di dunia dalam 20 tahun terakhir.
Tetapi, Kosta Rika tidak begitu produktif menghasilkan gol. Hanya dua dari 10 laga terakhir mereka bisa mencetak rata-rata 2,5 gol.
Salah satu senjata maut Kosta Rika adalah kesabarannya dalam menunggu lawan membuat kesalahan, tak peduli itu dengan menunggunya sampai menit terakhir pertandingan.
Di sisi lain, Selandia Baru menjadi juara zona Oseania yang hampir seluruhnya merupakan tim-tim lemah dalam sepakbola dunia. Tak heran Selandia Baru begitu dominasi di zona ini.
Tetapi, fakta itu pula yang membuat Selandia Baru tak teruji seperti Kosta Rika. Buktinya, dalam laga persahabatan baru-baru ini mereka menyerah 0-1 kepada Peru, dan kesulitan menaklukkan Oman yang menahan seri mereka dengan 0-0.
Berita Terkait
-
Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Gareth Bale Ketakutan Bangkrut meski Dapat Kucuran Rp650 M per Tahun dari El Real
-
Punya 5 Kemiripan dengan Argentina, Timnas Indonesia U-23 Bisa Juara Piala Asia U-23 2024
-
Menantikan Tuah Al Thumama Stadium, Venue Laga Penentuan Indonesia vs Jepang
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Cari Selamat? Guardiola Tinggalkan Manchester City di Tengah 115 Dakwaan Finansial
-
Skuad Timnas Kroasia di Piala Dunia 2026: Gelandang Veteran Masih Diandalkan
-
Daftar Korban 'Coret' Timnas Brasil: Skuad Sakit Hati yang Terlalu Mewah untuk Jadi Penonton
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Daftar Pemain Skotlandia di Piala Dunia 2026, Diperkuat Scott McTominay hingga Andy Robertson
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Borussia Dortmund Jadikan Gonzalo Garcia Target Utama Transfer Musim Panas
-
Belum Dapat Visa AS, Timnas Iran Terpaksa Mengungsi ke Turkiye untuk TC Jelang Piala Dunia 2026
-
David Raya Ungkap Kondisi Cedera Usai Bawa Arsenal Menang Tipis atas Burnley