Suara.com - Timnas Inggris babak belur di kandangnya sendiri. Skuad The Three Lions dibantai oleh lawannya, Hungaria, dengan skor mencolok.
Duel antara Inggris vs Hungaria pada lanjutan Grup A3 UEFA Nations League di Molineaux Stadium, Wolverhampton, Rabu (15/6/2022) dini hari WIB itu menjadi ajang eksperimen bagi pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate.
Namun eksperimen dengan memainkan banyak pemain muda dan minim pengalaman itu berujung petaka. Hungaria dengan perkasanya mempermalukan tuan rumah Inggris di Molineux.
Hungaria menghancurkan Inggris berkat gol yang dicetak oleh Roland Sallai (2x), Zsolt Nagy dan ditutup Daniel Gazdag satu menit sebelum pertandingan usai.
Kekalahan tersebut menjadi kekalahan kandang terburuk Inggris dalam 94 tahun terakhir. Harry Kane dan kolega kini menatap degradasi dari tingkat teratas Nations League 2022/2023 setelah melewati empat pertandingan tanpa pernah menang.
Namun, penampilan timnya yang hanya lima bulan menjelang Piala Dunia 2022 menjadi hal paling mendesak yang harus diatasi Southgate.
Inggris dianggap sebagai favorit di Qatar setelah mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan kalah tipis melalui adu penalti dalam final Euro 2020 melawan Italia.
Nyatanya, kekalahan Inggris dan Hungaria dengan skor 0-4 ini bukan satu-satunya kekalahan yang pernah diraih Inggris saat bermain di kandang sendiri.
Menurut catatan Opta, Inggris pernah menderita kekalahan dari tim lemah lainnya sepanjang sejarah perjalanan mereka.
Baca Juga: Harry Kane Minta Inggris Jangan Panik Usai Dilibas Hungaria 0-4
Ambil contoh pada Maret 1982 ketika Inggris menelan kekalahan 1-5 dari Skotlandia yang merupakan rivalnya di Britania Raya.
Kemudian, Hungaria ternyata sudah pernah mengalahkan Inggris dengan margin yang cukup jauh sebelumnya. Tepatnya Hungaria menang 6-3 atas Inggris di Wembley pada 1953.
Tak hanya itu, Hungaria juga sudah lebih dulu mengalahkan Timnas Inggris pada ajang UEFA Nations League musim ini pada Juni lalu dengan skor 1-0.
[Aditia Rizki]
Berita Terkait
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Bayern Munich Siapkan Negosiasi Perpanjangan Kontrak Harry Kane
-
Wow! Naik Kereta 15 Menit di Piala Dunia 2026, Suporter Inggris Wajib Bayar Rp2 Juta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gerard Pique Dihukum Larangan Dua Bulan usai Ribut dengan Wasit
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona