Suara.com - Akademi sepakbola menjadi komponen penting terbentuknya para pemain top, di beberapa negara Eropa muncul akademi-akademi terbaik yang menghasilkan calon bintang masa depan.
Munculnya akademi sepakbola sebenarnya muncul karena dibutuhkan adanya regenerasi pemain, namun seiring itu dilakukan malah menjadi ladang bisnis.
Tak sedikit tim-tim Eropa yang meraup untung dari penjualan pemain akademi ini, bahkan ada yang terjual dengan memecahkan rekor transfer klub.
Namun tim manakah yang memiliki akademi sepak bola terbaik di dunia? Berikut tiga di antaranya akademi sepak bola yang dianggap berstatus demikian:
1. De Toekomst (Ajax)
Johan Cryuff, Wesley Sneijder, hingga era Frenkie de Jong menjadi bukti betapa hebatnya kualitas akademi Ajax Amsterdam di Eropa.
Jebolan akademi Ajax tak hanya jadi bagian klub-klub top Eropa, tetapi juga langganan di timnas Belanda.
Ajax secara rutin menjual para pemain bintangnya tanpa harus khawatir siapa yang bakal jadi pengganti atau penerus.
Karena hampir setiap tahun selalu ada beberapa pemain yang dipromosikan ke skuat utama, 2-4 pemain selalu masuk setiap tahunnya.
Baca Juga: Menanti Manchester United Bau Ajax Bersama Erik ten Hag
Setelah itu baru dijual ke klub lain, termasuk seperti Rafael Van der Vaart, Wesley Sneijder, Frenkie de Jong dan Mathhijs de Ligt.
2. Cobham (Chelsea)
Chelsea menjadi tim superior di kancah Eropa sejak kendali berada di tangan taipan Rusia, Roman Abramovich dan pembangunan infrastruktur jadi salah satu alasannya.
Dalam waktu singkat, Chelsea memiliki akademi bernama Cobham yang sudah menorehkan prestasi dengan dua kali juara Liga Champions kelompok umur.
Beberapa nama pemain produk akademi Chelsea ini seperti Reece James, Mason Mount, Tammy Abraham hingga Daniel Sturridge.
3. Benfica Juniors (Benfica)
Berita Terkait
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Cesc Fabregas Puji Sosok Asal Indonesia di Tengah Isu Latih Chelsea
-
Klasemen Liga Inggris: Manchester City Tertahan, Chelsea Gagal ke Liga Champions
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
Chelsea Mulai Dekati Abdukodir Khusanov Jelang Bursa Transfer
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?