Suara.com - Pelatih timnas Laos U-19, Michael Weiss meminta suporter Indonesia untuk mendukung timnya ketika berhadapan dengan Malaysia dalam babak final Piala AFF U-19 2022, Jumat (15/7/2022).
Timnas Laos U-19 dijadwalkan berhadapan dengan Malaysia U-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada pukul 20.00 WIB.
Laos, yang lolos ke partai puncak usai mengalahkan Thailan 2-0 di semifinal, menjadi negara yang lebih banyak mendapat dukungan fans Indonesia merujuk rivalitas skuad Garuda dengan lawannya, Malaysia.
Michael Weiss memahami hal itu. Dia mengetahui suporter Indonesia berada di belakang timnas Laos U-19 jelang laga final ini.
Meski demikian, mendukung timnas Laos U-19 hanya lewat media sosial dianggap Michael Weiss tidak cukup. Dia meminta fans Indonesia berhenti berbicara di jagat maya dan mendukung Laos U-19 langsung di stadion.
"Fans Indonesia mendukung Laos U19 untuk memenangkan kejuaraan. Namun, mereka harus datang ke lapangan untuk menonton, tidak hanya berbicara di jejaring sosial," ujar Michael Weiss dikutip dari Soha.vn, Jumat (15/7/2022).
"Pertandingan final turnamen usia muda regional tapi tidak ada yang menonton, menurut saya itu sangat disayangkan," tambahnya.
Michael Weiss mencontohkan antusiasme masyarakant Vietnam pada SEA Games 2021 lalu. Menurutnya, lebih dari 30 ribu penonton menghadiri stadion Thien Truong untuk menyaksikan timnas Laos U-23 di Grup B.
Padahal, lanjutnya, tuan rumah Vietnam berada di Grup A dan bertanding di venue lain. Namun, suporter Golden Star Warriors tetap meramaikan venue di Grup B.
Baca Juga: PSSI Unggah Potret Shin Tae-yong usai Hasil Semifinal Piala AFF U-19 2022, Media Vietnam Tersindir
“Ingat SEA Games ke-31 di Vietnam. Lebih dari 30.000 penonton selalu memenuhi lapangan untuk menonton pertandingan. Tapi tidak seperti itu di Indonesia," ujar Michael Weiss.
"Anda harus menunjukkan keadilan, jangan hanya menyemangati tim [kalian] saja. Jika Anda datang ke stadion untuk mendukung di final, kami akan sangat senang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ketum PSSI Iwan Bule Bakal "Dikuliti" di Acara Ormas, Bahas Kegagalan Timnas hingga Angkat Kaki dari AFF?
-
Twitter Spaces Suara.com: Buka-bukaan Iwan Bule Soal Wacana Indonesia Tinggalkan AFF
-
Lolos ke Final Piala AFF U-19 2022, Laos U-19 Diguyur Bonus Ratusan Juta Rupiah
-
Media Laos Kaget Timnasnya Sukses Tembus Final Piala AFF U-19 2022
-
Viral! Berkat Doa Netizen Indonesia, Thailand dan Vietnam Tersingkir Menyakitkan di Piala AFF U-19 2022
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati