Suara.com - Barcelona telah memberi tahu Frenkie de Jong untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Manchester United sebagaimana dilaporkan The Athletic, Jumat (15/7/2022).
Manajemen Barcelona meminta Frenkie de Jong untuk menerima tawaran Manchester United setelah mereka menemukan kesepakatan transfer dengan kubu Setan Merah.
Barcelona berusaha meyakinkan Frenkie de Jong bahwa transfer ke tim asuhan Erik ten Hag akan jadi langkah terbaik kariernya kendati mereka paham kehilangan gelandang yang sangat berbakat itu bakal merugikan dari sisi taktikal.
Blaugrana pada akhirnya rela untuk melepas Frenkie de Jong ke Manchester United atas alasan ekonomi. Kepentingan olahraga mereka kesampingkan demi bisa lebih sehat secara finansial.
The Athletic sebelumnya melaporkan bahwa Manchester United telah setuju membayar Barcelona sebesar 63 juta pounds plus 8,47 juta pounds tambahan untuk memboyong De Jong ke Old Trafford.
Barcelona dinilai merasa tawaran Manchester United cukup ideal dan mereka tak ingin kehilangan kesempatan untuk memperbaiki neraca keuangan dengan menjual De Jong.
Meski demikian, situasi fransfer De Jong menjadi rumit lantaran Barcelona menunggak gaji kepada sang pemain senilai 17 juta euro yang dianggap jadi batu sandungan dalam kesepakatan.
United mengirim delegasi ke Barcelona untuk mengadakan pembicaraan tatap muka mengenai penandatanganan De Jong yang menghasilkan terobosan dalam hal biaya transfer.
Barcelona mengontrak De Jong dari Ajax seharga 86 juta poundsterling pada 2019 dan sejak itu dia telah membuat hampir 100 penampilan liga untuk klub Catalan.
Baca Juga: Juventus Buka Negosiasi dengan Villarreal untuk Transfer Pau Torres
Nnegosiasi intensif yang dilakukan Man United membuat keikutsertaan De Jong bersama skuad Barcelona dalam tur pramusim di Amerika Serikat menjadi tanda tanya.
De Jong jadi incaran utama Manchester United atas permintah manajer baru Erik ten Hag yang pernah bekerjasama dengan sang gelandang ketika sama-sama berada di Ajax Amsterdam.
Berita Terkait
-
Hari Ini Ada Jadwal Pertandingan Manchaster United (MU) vs Melbourne Victory Tayang Jam Berapa dan Disiarkan TV Mana? Simak
-
Tolak Mentah-mentah Cristiano Ronaldo, Tuchel: Bukan Prioritas
-
5 Hits Bola: AFC Heran Shin Tae-yong dan Indonesia Keluhkan Aturan Piala AFF U-19 2022
-
Perihal Bursa Transfer, Thomas Tuchel: Kami Tertinggal dan Harus Berkembang
-
Manchester City Resmi Perpanjang Kontrak Rodri sampai 2027
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati