Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, mewaspadai Vietnam U-16. Terutama ada tiga pemain tim junior Golden Star Warriors yang merupakan jebolan dari TC Jerman.
Timnas Indonesia U-16 masuk ke Grup A Piala AFF U-16 2022. Skuad Garuda Asia berada segrup dengan Filipina, Singapura, dan Vietnam.
Pelatih berusia 46 tahun ini mengaku lawan yang akan dihadapi timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2022 semuanya berat. Apalagi Vietnam U-16 yang disebutnya luar biasa.
Sebab Vietnam U-16 sudah melakukan persiapan. Bahkan ada tiga pemain yang merupakan jebolan dari TC Jerman dari tim U-17, mereka adalah Nguyen Cong Phuong , Le Dinh Long Vu, dan Le Nguyen Quoc Kien.
"Tanggal 6 (Agustus) terakhir kita lawan Vietnam di babak grup, itu adalah tim yang luar biasa. Kita sudah dapat beberapa videonya waktu mereka main di Jerman, jadi kita antisipasi semuanya," ucap Bima Sakti saat ditemui pada latihan timnas Indonesia U-16 di Lapangan UNY, Yogyakarta, Jumat (29/7/2022).
Mantan pelatih timnas senior ini mengatakan sudah memperbaiki kekurangan usai menjalani tiga kali pertandingan uji coba.
"Kita perbaiki segala kekurangan yang kita miliki selama tiga kali uji coba. Masalah defend, attack, kemudian transisi juga tadi kita ulang-ulangi lagi. Terutama transisi negatif saat kita menyerang kita harus rebut bola lagi," jelasnya.
Meski mengakui Vietnam adalah tim hebat, namun Bima Sakti mewanti-wanti pemain timnas Indonesia U-16 agar tidak meremehkan dua tim lainnya, yakni Filipina dan Singapura.
"Semua (lawan) saya pikir berat. Kita masih buta dengan Filipina, Singapura juga. Tapi mereka saya pikir juga mempersiapkan timnya dengan baik. Yang penting kita fokus di setiap pertandingan karena setiap pertandingan adalah penting," tegas Bima Sakti.
Baca Juga: Kapten Vietnam U-16 Tebar Ancaman, Berhasrat Tembus Final Piala AFF U-16 2022
Laga Piala AFF U-16 2022 akan dimulai pada 31 Juli 2022. Semua pertandingan timnas Indonesia U-16 akan digelar di Stadion Maguwoharjo.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Fokus ke Vietnam, Timnas Indonesia U-16 Pantang Anggap Remeh Filipina dan Singapura di Piala AFF U-16 2022
-
Kualitas Pemain Timnas Indonesia U-16 Bagus dan Merata, Bima Sakti Sampai Bingung Tentukan Starter
-
Wakil Kapten Vietnam U-16 Bicara Persaingan di Piala AFF U-16 2022: Timnas Indonesia U-16 Lawan Terkuat
-
Lawan Timnas Indonesia U-16, Pelatih Vietnam U-16 Ungkap Target Realistis di Piala AFF U-16 2022
-
Berikut 5 Negara yang Paling Sering Juara Piala AFF U-16, Thailand Terbanyak
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati