Suara.com - Legenda Manchester United, Rio Ferdinand tak bisa menyembunyikan kekcewaannya usai eks timnya hancur lebur di awal musim Liga Inggris 2022/2023. Setan Merah kini terpuruk di dasar klasemen sebagai juru kunci hingga rampungnya pekan kedua.
Manchester United sempat pede amenjalani kampanye 2022/2023 ini dengan baik. Sebab mereka melalui masa pramusim yang oke.
Namun, saat musim sudah bergulir, Manchester United keok dua kali di dua laga kompetitif Liga Inggris.
Di laga pertama, Manchester United dipermalukan Brighton dengan skor 1-2 di Old Trafford. Dan teranyar, Setan Merah dibantai tuan rumah Brentford 0-4 akhir pekan kemarin.
Penampilan buruk Manchester United ini tentu saja membuat Rio Ferdinand ikut gusar. Ia mengaku sangat sedih melihat mantan timnya hancur seperti sekarang ini.
Ferdinand juga mengklaim Manchester United sekarang sudah jadi bahan tertawaan klub-klub lainnya. Ia bisa merasakan hal tersebut dari banyaknya pesan yang ia terima dari berbagai pihak.
"Ponsel saya terus menyala, grup WhatsApp, online, semuanya. Kami hanya menjadi bahan lelucon sekarang," keluhnya di saluran YouTube pribadinya, Senin.
"Kami benar-benar telah menjadi bahan tertawaan," sambung eks bek Timnas Inggris itu.
Ferdinand menambahkan, penampilan para pemain Manchester United, khususnya saat melawan Brentford, memang sangat jelek. Ia pun cukup kaget melihat hal tersebut.
Baca Juga: Ribut dengan Thomas Tuchel, Antonio Conte Lapang Dada Terima Kartu Merahnya
Ferdinand merasa Christian Eriksen dan kawan-kawan tak tampil sesuai ekspektasi yang diharapkan oleh manajemen Manchester United ketika memberikannya gaji besar.
Ferdinand juga menyebut skuat Setan Merah juga tak punya rasa percaya diri sama sekali sekarang ini.
“Anda menonton pertandingan melawan (Brentford) dan Anda melihatnya dan Anda berpikir, 'Wow'. Para pemain sama sekali tidak sebanding dengan uang yang mereka habiskan untuk mereka," ketusnya.
"Mereka sama sekali tidak sebanding dengan apa yang mungkin mereka bayarkan. Tidak ada kepercayaan pada tim itu," imbuh Ferdinand.
Ferdinand kemudian juga menyoroti permainan Manchester United yang berubah di laga lawan Brentford. Tim asuhan pelatih baru Erik ten Hag ini awalnya bermain dengan bola-bola pendek, namun kemudian malah bermain bola dari belakang ke depan.
Bola-bola panjang alias direct ini membuat Ferdinand gusar. Ferdinand lantas mengatakan jika memang Manchester United ingin main dengan taktik bola panjang, mengapa mereka tak sekalian saja menyewa jasa pelatih kawakan Inggris macam Sam Allardyce.
“Anda lihat setelah gol pertama, mereka hanya ingin bola itu ditendang panjang ke depan. Mungkin mereka bisa melirik pelatih macam Big Sam (Allardyce) jika ngin main seperti itu. Ini sangat aneh," ketus Ferdinand.
“Anda melihatnya dan Anda berkata, ‘Ini bukan Manchester United yang pernah saya kenal’. Bahkan jika itu karena mereka sedikit mengalami kemunduran, kemundurannya sejauh ini?" tukasnya.
Berita Terkait
-
Putra Djibril Cisse Resmi Teken Kontrak Profesional bersama Liverpool
-
Ruben Amorim Masuk Daftar Kandidat Pelatih Incaran AC Milan
-
Josko Gvardiol Dihadapkan pada Dua Pilihan, Bertahan di Manchester City atau Gabung Real Madrid
-
Joe Cole Dorong Chelsea Rekrut Marcus Rashford setelah Barcelona Mundur
-
Klub Premier League Ini Tertarik Boyong Ruben Amorim
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
John Herdman Tak Peduli Ranking FIFA, Lebih Bangga Lihat Kualitas Permainan Timnas Indonesia
-
Kata-kata Elkan Baggott Usai Kieran McKenna Putuskan Mundur dari Ipswich Town
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Sabtu 13 Juni, Ujian Berat Kanada Tanpa Alphonso Davies
-
Eks Asisten Erik ten Hag Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Klub Portugal
-
Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026
-
Usia 17 Tahun 240 Hari, Gilberto Mora Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026