Suara.com - Elkan Baggott menjelaskan alasan mengapa dirinya bisa membela timnas Indonesia. Hal itu diungkapkan ketika salah satu jurnalis Inggris penasaran dengan latar belakang bek berusia 19 tahun ini.
Musim ini Elkan Baggott menjalani masa peminjaman bersama Gillingham FC. Di sana ia berhasil tampil reguler dan belum lama ini dinobatkan sebagai Man of the Match ketika menghadapi Walsall pada Sabtu (20/8/2022).
Ketika wawancara setelah pertandingan, ada salah satu jurnalis yang penasaran dengan background Elkan Baggott. Ia pun bertanya menapa bek berusia 19 tahun ini bisa membela timnas Indonesia.
"Ya, ibu saya orang Indonesia. Sebenarnya saya lahir di Bangkok, Thailand. Orang tua saya bekerja di sana," ucap Elkan Baggott dalam wawancara usai pertandingan.
"Sebelumnya orang tua saya juga di Singapura. Ayah ku ada di bagian penjualan dan ibu bekerja di rumah sakit. Setelah kakak saya lahir di Singapura, lalu pindah ke Thailand. Setelah saya lahir, kami pindah ke Indonesia di mana keluarga kami sempat menetap."
"Beberapa tahun di sana, kemudian saya kembali ke sini (Inggris) sudah sekitar 10 tahun," sambung bek berpostur 1,94 meter ini.
Lebih lanjut, Elkan Baggott mengatakan awalnya ia tampil tiga kali di tim U-19. Lalu ia dipromosikan ke tim senior dan kini sudah mengantongi 10 caps bersama timnas Indonesia.
Perjalanan Elkan Baggott sendiri memang begitu menarik. Ia hanya lahir di Bangkok dan tumbuh besar di Inggris serta berkarier di Negeri Elizabeth sampai sejauh ini.
Namun, darah Indonesia yang mengalir dari ibunya membuat bek berusia 19 tahun ini bertekad bulat untuk membela panji Garuda di dada.
Baca Juga: Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain ke Timnas Indonesia U-19, Media Vietnam Anggap Remeh
Berita Terkait
-
Tampil Solid, Elkan Baggott Jadi Pemain Terbaik saat Gillingham FC Tahan Imbang Walsall
-
Bintang Timnas Indonesia yang Rayakan HUT Kemerdekaan RI di Luar Negeri
-
Pelatih Gillingham FC Takjub dengan Kokohnya Lini Pertahanan yang Dijaga Elkan Baggott
-
Elkan Baggott Blak-blakan, Ternyata Pernah Dicueki PSSI saat Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Elkan Baggott: Sepak Bola Indonesia Sama Besarnya dengan Inggris
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro
-
Bayern Munich Tersingkir, Vincent Kompany Murka dengan Keputusan Wasit
-
Vincent Kompany Sebut Wasit Berpihak ke PSG: Seharusnya Ada Penalti dan Kartu Merah