Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan seluruh personel tim nasional Curacao sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 sebelum berangkat ke Indonesia untuk menghadapi timnas Indonesia pada laga persahabatan FIFA 24 dan 27 September 2022.
"Kami sudah mengomunikasikan itu dengan federasi sepak bola mereka. Jadi mereka nantinya sudah tervaksin semua," ujar Iriawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (29/8/2022).
Menurut pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, pihak Curacao sudah memahami bahwa dua dosis vaksin itu sesuai dengan regulasi pemerintah Indonesia.
Regulasi terbaru soal itu ada dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 24 tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang terbit pada 25 Agustus 2022.
Surat itu salah satunya menyebut bahwa pelaku perjalanan dalam negeri yang berstatus warga negara asing, berasal dari perjalanan luar negeri dengan usia 18 tahun ke atas, wajib mendapatkan vaksin kedua.
"Mereka mengerti dengan aturan Indonesia. Makanya mereka bersedia ke sini," sambung Iriawan seperti dimuat Antara.
PSSI, dia melanjutkan, bisa saja akan menyiapkan fasilitas vaksin penguat (booster) kepada pihak Curacao jika memang diperlukan. PSSI akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan terkait hal itu.
Timnas Curacao sendiri dijadwalkan tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada 21 September 2022.
"Nanti terserah mereka apakah mau di Jakarta selama satu dua hari atau langsung ke Bandung," kata Iriawan.
Baca Juga: PSSI Tegaskan Masih Berusaha Gulirkan Piala Indonesia
Pada 24 September 2022, timnas Indonesia yang dilatih Shin Tae-yong akan menghadapi Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.
Lalu, pada 27 September, Indonesia akan berlaga kontra Curacao di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta.
Pada laga itu, skuad berjuluk "Garuda" kemungkinan diperkuat dua pemain naturalisasi anyar yaitu Jordi Amat dan Sandy Walsh.
Berita Terkait
-
Persib Bandung Disanksi Komdis PSSI Jelang Penentuan Gelar Super League
-
John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!
-
Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030
-
Pemain Keturunan Bidikan John Herdman Bocor! Ada dari Liga Jerman, Belanda, hingga AS!
-
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan 1,88 Meter Kembali Merumput Pasca Cedera
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pelatih Brasil Akui Potensi Mauro Zijlstra, Tapi Kebugarannya Bermasalah
-
Umuh Muchtar Ungkap Top Skor Persija Tertarik Gabung Persib
-
Persib Bandung Disanksi Komdis PSSI Jelang Penentuan Gelar Super League
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Penyebaran Penyakit Menular dari Campak, Hepatitis Hingga Ebola
-
Skuat Resmi Timnas Kongo di Piala Dunia 2026: Duo Eks Manchester United Jadi Andalan
-
Zinedine Zidane, Maestro Prancis yang Tinggalkan Warisan Besar di Piala Dunia
-
Tolong Bujuk Ayahmu Bertahan! Fans Man City Memelas ke Putri Pep Guardiola
-
John Herdman Pasang Standar Tinggi: Hanya Pemain Liga Top Eropa yang Layak Bela Timnas Indonesia!
-
Upaya Terakhir AS Gagalkan Timnas Iran ke Piala Dunia 2026! Team Melli Tertahan di Turki
-
Strategi John Herdman Memburu Pemain Diaspora Level Grade A Demi Piala Dunia 2030