Suara.com - Manajer Chelsea Thomas Tuchel mengaku kecewa atas pola pertahanan yang ditunjukkan timnya saat mereka dikalahkan Southampton dengan skor 1-2 dalam lanjutan Liga Premier Inggris di St. Mary's, Selasa (30/8/2022) waktu setempat atau Rabu WIB.
Tuchel bahkan menilai kelalaian pertahanan itu tak ubahnya seperti yang diperlihatkan Chelsea saat kalah 0-3 melawan Leeds United dua pekan yang lalu.
"Ini seperti ulangan cerita di Leeds. Di Leeds masalahnya adalah kami tidak bisa mencetak gol di 25 menit awal, kemudian mereka mengganggu keseimbangan dengan dua gol dan kami gagal menemukan jawaban," kata Tuchel dalam komentar selepas pertandingan yang disiarkan situs resmi Chelsea, Rabu (31/8/2022).
"Hari ini kami mencetak gol lebih dulu, segalanya oke, tapi kemudian satu situasi bola mati lagi, satu pertahanan yang lalai lagi, dan keseimbangan pun hilang," ujarnya menambahkan.
Tuchel bahkan menyatakan bahwa Chelsea cukup beruntung tidak kebobolan lebih banyak gol dalam pertandingan tersebut, sebab ia menilai para pemainnya tidak bisa menampilkan kegigihan untuk bereaksi di babak kedua.
"Kami tidak bereaksi. Kami cukup beruntung tidak kebobolan gol ketiga pada awal babak kedua, dan kami tidak cukup gigih sebagai sebuah tim untuk bereaksi," katanya.
Mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu menegaskan bahwa masalah utama yang harus diperbaiki adalah aspek mentalitas pertahanan timnya.
"Saya biasanya tidak suka membicarakan ini karena sulit membuktikan lewat data ataupun posisi badan, tapi itulah kenyataannya. Kedua gol itu terlalu mudah dan seharusnya tidak terjadi apabila Anda ingin memenangi sebuah pertandingan Liga Premier. Anda harus lebih gigih dari itu," kata Tuchel.
Kekalahan kedua musim ini membuat Chelsea harus melorot ke urutan kedelapan klasemen sementara dengan raihan tujuh poin.
Baca Juga: Profil Scott Parker, Pelatih Bournemouth yang Dipecat Usai Timnya Dihajar Liverpool 0-9
Chelsea selanjutnya dijadwalkan menjamu West Ham United di Stamford Bridge pada Sabtu (3/9/2022).
Berita Terkait
-
Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Ronald Koeman Prediksi Thomas Tuchel Bakal Contek Skema Arsenal di Piala Dunia 2026
-
Baru Datang, Xabi Alonso Diancam Striker Chelsea: Jadikan Saya Starter atau...
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?