Suara.com - Pelatih kepala PSIM Yogyakarta, Imran Nahumarury menegaskan ia dan para pemainnya ingin meraih tiga poin penuh melawan Nusantara United sebagai kado Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 klub berjuluk Laskar Mataram tersebut.
PSIM bertanding melawan Nusantara United di kandang lawan di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jawa Tengah, untuk laga lanjutan Liga 2 2022/2023 Wilayah Tengah pada Senin (5/9/2022), yang bertepatan dengan HUT ke-93 klub.
"Kami ingin memberikan hasil yang maksimal, memberikan kado istimewa di Hari Ulang Tahun PSIM pada 5 September 2022," kata Imran seperti dimuat Antara, Minggu.
Terlebih lagi, musim ini PSIM belum membukukan kemenangan di Liga 2 setelah hanya bermain imbang 1-1 dalam lawatan ke markas Persikab Kabupaten Bandung dalam laga pembuka pekan lalu.
Imran menyadari bahwa targetnya memberi kado HUT ke-93 bagi PSIM tidak akan semudah itu, tetapi ia meyakini para pemain sudah melakukan persiapan sebaik mungkin.
Mantan gelandang Timnas Indonesia itu juga menegaskan bahwa PSIM tiba ke Magelang bukan sekedar untuk bertamasya, tetapi mengusung misi penting membawa pulang tiga poin penuh.
"Kami PSIM Yogyakarta sudah mempersiapkan sebaik mungkin. Kami pernah menghadapi Nusantara United dalam laga uji coba, mereka harus diwaspadai. Kami datang ke Magelang ini untuk meraih poin bukan jalan-jalan," katanya.
Sementara itu, bek sayap PSIM, Aditya Putra Dewa menyuarakan semangat yang sama dengan sang pelatih bahwa besok akan menjadi hari yang spesial bagi timnya.
"Kami datang ke sini dengan tujuan bisa mendapatkan hasil yang terbaik, besuk adalah hari spesial buat tim PSIM Yogyakarta dan kami ingin mempersembahkan kado yang terbaik di Hari Ulang Tahun PSIM Yogyakarta," kata Aditya.
Baca Juga: Nusantara United Tak Tutup Kans Tinggalkan Stadion Moch Soebroto
Pemain berusia 32 tahun itu juga mengingatkan agar para suporter PSIM tidak perlu bertolak ke Stadion Moch. Soebroto karena perizinan pertandingan digelar tanpa kehadiran penonton.
"Saya berharap teman-teman suporter cukup stay di rumah karena pertandingan besuk berjalan tanpa kehadiran penonton. Hasil pertandingan nanti kami rayakan bersama-sama di Yogyakarta, itu harapan kami dari pemain," ujarnya.
Mengomentari ketentuan pertandingan digelar tanpa penonton, Imran mengaku sedikit kecewa karena laga sepak bola menjadi lebih bergairah ketika tribun stadion terisi, akan tetapi ia mengaku paham bahwa itu sesuatu yang berada di luar kewenangannya.
"Dari awal saya sudah sampaikan kepada pemain seharusnya bermain dalam situasi apa pun, baik tanpa penonton maupun ada penonton sama saja, tidak ada masalah," tukas Imran.
[Antara]
Berita Terkait
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jean-Paul Van Gastel Betah Ungkap Alasan Perpanjang Kontrak bersama PSIM Yogyakarta
-
Imran Nahumarury Bertekad Bawa Semen Padang Kembali ke Super League
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
-
Proses Naturalisasi Disetujui Komisi X DPR RI, Luke Vickery: Ini Impian Saya Sejak Lama
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Pelatih Tanjung Verde Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery