Suara.com - Widodo Cahyono Putro siap dipecat. Karier pelatih Widodo Cahyono Putro di ujung tanduk karena penampilan buruk Bhayangkara FC.
Sejak BRI Liga 1 2022/2023 berjalan hingga pekan sembilan, mereka baru dua kali memenangi pertandingan.
Sementara sisanya dua hasil seri dan lima kekalahan.
selain itu, tim berjuluk The Guardian ini sudah menelan kekalahan dalam tiga pertandingan secara beruntun.
Yakni kalah dari Persikabo 1973 (0-1), Persija Jakarta (1-2), dan yang terbaru Madura United (0-1).
Tentu situasi tersebut tidak bagus mengingat tim kepolisian ini biasanya bersaing di papan atas klasemen dalam beberapa musim terakhir.
Selain itu, posisi Widodo selaku pelatih kepala tentu semakin terdesak.
Apalagi, sudah banyak posisi juru taktik diberhentikan di BRI Liga 1 karena gagal mengangkat prestasi tim.
"Itu tergantung manajemen saya siap. Ini adalah profesi saya, nanti kita serahkan ke manajemen," kata Widodo C Putro dalam keterangannya, Kamis (9/9/2022).
Baca Juga: Duel Lawan Arema FC, Luis Milla Waspadai Kejutan Javier Roca
Meski begitu, Widodo mengaku Anderson Salles dan kawan-kawan sudah menunjukkan progres yang positif.
Meski memang The Guardian sulit mencetak gol agar bisa memenangi pertandingan.
"Kita masih game kedelapan dan kita harus melihat secara permainan. Permainan pemain memang secara signifikan saya kira cukup meningkat cuman memang tidak bisa mengkonversi menjadi gol," pungkas eks juru formasi Persita Tangerang itu.
Bhayangkara FC berada dalam posisi yang kurang aman di klasemen sementara BRI Liga 1 2022/2023. Kini, mereka di posisi ke-14 klasemen dengan raihan 8 poin.
Cuma terpaut tiga angka dari RANS Nusantara FC yang menghuni zona degradasi.
Berita Terkait
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Bhayangkara FC Optimis Buat Kejutan di Kandang Malut United
-
Dihantui Fakta Minor 3 Pelatih Terdahulu, Bisakah John Herdman Catatkan Debut Manis di Indonesia?
-
Buntut Aksi Tak Terpuji ke Spaso, Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi Tambahan untuk Rafael Struick
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031