Suara.com - Berikut profil Stadion 974 atau Stadion Ras Abu Aboud di Kota Doha yang akan menjadi salah satu venue di ajang Piala Dunia 2022 Qatar.
Stadion 974 merupakan salah satu dari delapan stadion yang akan menjadi venue pada Piala Dunia 2022 Qatar yang akan start November mendatang.
Stadion 974 sendiri merupakan salah satu stadion baru yang dibangun Qatar usai resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2010 silam.
Qatar sendiri ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 usai mereka mendapatkan voting terbanyak dalam pemungutan suara anggota eksekutif FIFA.
Terpilihnya Qatar sendiri menjadi sejarah. Sebab, untuk kedua kalinya Piala Dunia akan digelar di Benua Asia, sejak terakhir pada 2002 silam di Jepang dan Korea Selatan.
Usai ditunjuk sebagai tuan rumah, Qatar pun berbenah dan melakukan renovasi terhadap fasilitas-fasilitasnya, terutama stadion.
Stadion yang dibangun pun rata-rata memiliki kesan mewah. Salah satu stadion yang dibangun Qatar dengan kesan mewah adalah Stadion 974, yang dulunya bernama Stadion Ras Abu Aboud.
Seperti apa Stadion 974 itu? Laga-laga Piala Dunia apa saja yang akan dipertandingkan di stadion tersebut? Berikut rangkumannya.
Stadion dari Kontainer Bekas
Baca Juga: Profil Stadion Al Thumama, Venue Piala Dunia 2022
Stadion 974 merupakan stadion mewah nan unik yang dibangun Qatar. Stadion ini mulai dibangun pada 2018 lalu dan selesai dalam waktu yang relatif singkat.
Stadion 974 ini memiliki kesan unik karena dibangun dari kontainer bekas, dan terletak di Pelabuhan Doha di kawasan Ras Abu Aboud. Adapun arsitek stadion ini adalah Fenwick Iribarren Architects.
Untuk penamaannya sendiri, angka 974 yang menjadi nama stadion itu diambil dari 974 kontainer bekas yang dipakai untuk membangun stadion tersebut.
Selain itu, angka 974 juga mengacu pada kode internasional Qatar, yakni +974. Sehingga tak hanya pembangunannya saja, penamaan yang ada di stadion ini juga terkesan unik.
Keunikan stadion 974 ini juga terlihat dari fungsinya, di mana stadion ini bisa ditata ulang, karena penggunaan kontainer bekas itu.
Dalam laporannya, stadion ini diklaim sebagai stadion dengan bahan konstruksi paling sedikit, sehingga mengurangi limbah dan karbon selama proses pembangunan.
Berita Terkait
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026
-
Eksodus Bintang Anfield: Owen Sebut Liverpool Butuh 'Operasi' Besar usai Ditinggal Mohamed Salah
-
Ruang Ganti Manchester United Makin Solid, Amad Diallo Dukung Carrick Permanen