Suara.com - PSCS Cilacap target paling tidak petik 1 poin dalam lanjutan Liga 2 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin pekan depan.
Hal itu dikatakan Pelatih PSCS Cilacap Hendri Susilo.
PSCS mencatat hasil kurang memuaskan pada laga kandang setelah imbang 1-1 melawan Persipa Pati dan kalah 2-3 dari Persijap.
Tapi PSCS memetik poin ketika bermain tandang menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu pekan lalu.
Timnya berusaha mendapatkan poin ketika bertandang ke markas Persikab pada laga Liga 2 Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin pekan depan.
Seluruh pemainnya saat ini dalam keadaan baik dan siap menghadapi Persikab.
Tim pelatih PSCS tengah menyiapkan strategi menghadapi Persikab dan setidaknya memetik satu poin.
"Setelah pulang dari Yogyakarta, kami langsung mempersiapkan tim untuk laga pekan keempat. Kita perbaiki sejumlah evaluasi dari laga lawan PSIM untuk kita asah. Kita juga terus tekankan kepada pemain agar selalu fokus agar tidak sampai kecolongan gol," terang Hendri.
Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu melanjutkan, hasil imbang melawan PSIM berdampak bagus kepada timnya karena kepercayaan diri pemainnya meningkat.
Baca Juga: PSPS Riau Tak Gentar Lawan PSDS Deli Serdang: Optimis Raih Poin Penuh
"Ini modal yang positif untuk tim dan mudah-mudahan tren positif ini dapat kita lanjutkan. Tentunya juga tidak mudah memetik poin di kandang lawan. Namun kita pasti akan berjuang keras nanti di lapangan," kata Hendri.
PSCS Cilacap menduduki peringkat kedelapan dalam klasemen wilayah tengah Liga 2 Indonesia dengan 2 poin dari tiga pertandingan, berselisih tiga poin dari Persikab yang menempati posisi ketiga. (Antara)
Berita Terkait
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah
-
Gelar Juara Semakin Menjauh, Mauricio Souza Bakal Evaluasi Pemain-pemain Persija
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Paul Munster Petik Pelajaran dari Kekalahan atas Persib Bandung
-
Bojan Hodak Akui Persib Salah Taktik Meski Comeback Dramatis Lawan Bhayangkara FC
-
Kritik Pedas CR7 Jadi Tamparan untuk Liga Indonesia: Pemain Terlalu Banyak Mengeluh!
-
Sesumbar Mason Mount: Manchester United Siap Rajai Liga Inggris Musim Depan
-
Sikut-sikutan dengan Persib, Nadeo Argawinata Ingatkan Borneo FC Jaga Chemistry Demi Gelar Juara
-
Tunjuk STY Jadi Penasihat Teknis, Timnas Football 7 Indonesia Bakal Tanding di Italia
-
Shin Tae-yong Resmi Kembali ke Timnas Indonesia, Siap Transfer Ilmu di Skuad F7
-
Ashley Young Resmi Pensiun, Akhiri Era Generasi Sir Alex Ferguson di Manchester United
-
Kena Comeback 2-4, Paul Munster Evaluasi Total Kegagalan Bhayangkara FC Redam Persib Bandung