Suara.com - Kapten timnas Wales Gareth Bale optimistis kondisinya akan bugar pada saat gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar pada November hingga Desember mendatang.
"Hal paling penting untuk saya adalah menjalani setiap pekan sebagaimana mestinya. Diharapkan bahwa hal itu akan cukup baik membantu LAFC dan, paling penting, siap untuk Piala Dunia," ujar Bale, dikutip Antara dari Sky Sports, Rabu (21/9/2022).
Bale mengatakan program yang ia rancang bersama klub MLS Los Angeles FC diharapkan dapat membantu dirinya untuk bugar ketika gelaran Piala Dunia 2022 dimulai.
Meski begitu diketahui Bale baru mencatatkan dua kali starter dari 11 penampilan untuk Los Angeles FC serta belum bermain penuh selama 90 sejak bergabung pada Juli lalu.
"Kami memiliki rencana di LA dengan apa yang kami lakukan. Kami tidak melakukannya secara langsung. Setiap pesepakbola ingin bermain sebanyak yang mereka bisa, tapi kami menjadi pandai dalam membangun bagian penting terakhir musim ini," jelas Bale.
"Diharapkan itu bisa membuat saya di kondisi terbaik untuk Piala Dunia. Saya pikir akan lebih bugar. Saya belum bermain 90 menit saat ini," sambung dia.
"Kami berada di jalur yang bagus yang kami inginkan. Tentu saja saya ingin bermain sebanyak yang saya bisa, tapi saya mengerti saya perlu untuk membangun itu pada beberapa tahun terakhir," pungkasnya.
Gareth Bale tercatat tampil di sebanyak 11 pertandingan dengan sumbangan dua gol untuk Los Angeles FC dengan torehan total 341 menit bermain.
Pada gelaran Piala Dunia nanti, timnas Wales akan tergabung di Grup B bersama Inggris, Iran dan Amerika Serikat. The Dragons akan menghadapi Amerika Sertikat pada pertandingan perdana.
Baca Juga: Profil Luis Enrique, Pelatih Timnas Spanyol di Piala Dunia 2022
Berita Terkait
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Leon Goretzka Pemain Pertama yang Blak-blakan Kritik Trump Jelang Piala Dunia 2026
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
-
Desakan Boikot Piala Dunia 2026 Menguat di Belanda, Ribuan Warga Tandatangan Petisi Penolakan
-
Timnas Inggris Ingin Bermarkas di 'Jantung Amerika' Selama Perhelatan Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia