Suara.com - Madura United memanfaatkan jeda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 untuk melakukan pembenahan dan menjaga konsistensi performa pada laga lanjutan kompetisi domestik tertinggi sepak bola musim ini.
Saat ini, Madura United sedang bertengger di puncak klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan mengemas 23 poin dari 10 pertandingan atau baru kalah sekali dan seri dua kali, sementara sisanya berhasil diakhiri dengan kemenangan.
Chief Operating Officer (COO) Madura United Annisa Zhafarina, melalui laman resmi klub, Rabu, berharap tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu agar tetap menjaga konsistensi performa dan hasil pertandingan hingga Liga 1 2022-2023 berakhir.
"Kami berharap konsistensi ini harus dijaga dan dipertahankan, agar tetap berada di atas. Bagaimana caranya, dengan tidak berpuas diri dan fokus memaksimalkan jeda kompetisi ini," ujar Nisa, sapaan akrab perempuan berusia 27 tahun itu.
Dengan konsistensi, tentunya putri semata wayang Presiden Madura United Prof Dr Achsanul Qosasi itu berharap impian menjadi sang juara bisa terwujud pada kompetisi musim ini.
Selain hasil pertandingan yang apik, Madura United juga tercatat sebagai tim dengan pertahanan terkuat di Liga 1 2022-2023 dengan hanya kebobolan lima kali.
Capaian Madura United yang tahun ini berusia enam tahun itu sama dengan Persija Jakarta dan PSM Makassar, serta menjadi tim terproduktif ketiga setelah Bali United FC dan Borneo FC.
Untuk menjaga konsistensi performa dan hasil pertandingan, Nisa mengimbau agar jajaran pelatih memanfaatkan jeda kompetisi untuk meningkatkan kematangan tim, apalagi pada Sabtu (1/10) mendatang sudah kembali berlaga.
Selanjutnya, Nisa berharap Fachruddin W. Aryanto dan kolega bisa lebih bersemangat untuk meningkatkan performa pada jeda kompetisi ini.
Baca Juga: TC di Jakarta, Persik Fokus Perbaiki Tiga Aspek di Masa Rehat Liga 1
"Bukan hanya semangat dari jajaran pelatih dan ofisial, kami juga ingin para pemain ikut lebih bergairah dalam mengikuti latihan. Maksimalkan waktu panjang ini, karena tim lain juga akan fokus berbenah," tegasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Borneo FC Ancam Persib, Koldo Obieta Ungkap Modal Pesut Etam Rebut Juara Super League!
-
Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah
-
Strategi Amir Ghalenoei, Boyong Timnas Iran Lebih Awal ke Amerika Serikat Sebelum Kick-Off
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
-
Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal, Spanyol Waswas Jelang Piala Dunia 2026
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Stadion Etihad Ganti Nama Jelang Manchester City vs Brentford, Kenapa?