Suara.com - Penjaga gawang timnas Curacao, Tyrick Bodak, menjadi salah satu sosok pemain yang mencuri perhatian saat bertanding melawan timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday.
Sebab, dalam duel yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (24/9/2022) itu, Tyrick Bodak tampak santai saat mengawal gawang timnas Curacao.
Bahkan, setelah gawangnya kebobolan tiga gol dari serangan para pemain timnas Indonesia, Tyrick Bodak juga tak sedikit pun mengalami ketegangan di bawah mistar gawang.
Pemain ini justru terlihat santai dan rileks sembari mengunyah permen karet kendati gawangnya telah dibobol Marc Klok, Fachruddin Aryanto, dan Dimas Drajad.
Jika ditelaah lebih lanjut mengenai latar belakangnya, Tyrick merupakan sosok pemain yang memiliki rekam jejak mentereng karena berstatus sebagai anggota klub raksasa di Liga Belanda.
Profil Tyrick Bodak
Tyrick Bodak merupakan penjaga gawang yang usianya masih sangat muda. Dia tercatat lahir di Curacao pada 15 Februari 2002. Artinya, usianya baru menginjak 20 tahun.
Dari informasi yang dihimpun, Tyrick Bodak mengawali perjalanannya di dunia sepak bola bersama sejumlah akademi. Yang pertama ialah B.A.S sejak 2009 hingga 2014.
Setelah itu, dia bergeser ke SV Colmschate ’33. Di sana, dia berlatih selama rentang waktu empat tahun, mulai dari 2014 hingga 2018.
Baca Juga: Takut Stadion Pakansari Banjir saat Timnas Indonesia vs Curacao, PSSI Siapkan Alat Sedot
Pada tahun 2018, dia berkesempatan untuk menempa diri bersama salah satu akademi yang dimiliki oleh De Graafschap, klub profesional yang berkompetisi di Eerste Divisie alias kasta kedua Liga Belanda.
Namun, di sana kiprahnya hanya berlangsung selama setahun. Sebab, pada 2019, Tyrick Bodak mendapat kesempatan berharga untuk berkarier dengan salah satu klub raksasa di Negeri Kincir Angin, yakni PSV Eindhoven.
Kontrak profesional pertamanya bersama klub yang berbasis di Eindhoven ini diperoleh Tyrick Bodak pada 11 Agustus 2020.
Meskipun demikian, sejauh Ini belum ada catatan pertandingan yang ditorehkan pemain berusia 20 tahun ini bersama klubnya di level senior.
Dia masih memperkuat Jong PSV yang berada di kelompok U-19. Pada ajang Preliminary Round U-19 Eredivisie, Tyrick setidaknya sudah mencatat tujuh pertandingan.
Dari semua aksinya bersama PSV Eindhoven U-19 itu, Tyrick Bodak setidaknya sudah mencatat dua cleansheet dan delapan kali kebobolan.
Di level tim nasional, pemain yang juga memiliki kewarganegaraan Belanda ini sudah menembus Curacao sejak kelompok usia junior, yakni tepatnya di U-17.
Setelah itu, dia sempat mencatat penampilan bersama timnas Curacao U-20 di bawah asuhan pelatih Raul Gonzales setelah mencatat debut pada 19 Februari 2020.
Adapun kiprahnya di level senior telah ditorehkan pertama kali pada 9 Oktober 2021. Ketika itu, Tyrick Bodak mendapat kesempatan debut bersama timnas Curacao yang diasuh oleh Patrick Kluivert.
Debutnya di level internasional itu berlangsung ketika timnas Curacao digulung Selandia Baru dengan skor 1-2. Pada laga itu, dia tampil selama 90 menit di bawah mistar gawang.
Kontributor: Muh Adif Setyawan
Berita Terkait
-
Jadwal Bola Malam Ini, UEFA Nations League: Hungaria vs Italia hingga Inggris vs Jerman
-
Dongkrak Ranking FIFA, Timnas Indonesia akan Hadapi Negara Peringkat 50 Besar Dunia
-
Pelatih Curacao Sesumbar Balas Kekalahan dari Timnas Indonesia: Cuma Perlu Percaya Diri
-
Takut Stadion Pakansari Banjir saat Timnas Indonesia vs Curacao, PSSI Siapkan Alat Sedot
-
Laga Timnas Indonesia vs Curacao di GBLA Sepi Penonton, Iwan Bule Anggap Suporter Kudet
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?