Suara.com - Pelatih Timnas Republik Ceko, Jaroslav Silhavy mengaku tak menyesal memainkan bek Ondrej Kudela di laga UEFA Nations League kontra Portugal baru-baru inI. Ya, meski pemain Persija Jakarta itu tampil buruk dan Ceko terbantai 0-4.
Kudela memang mendapat kesempatan membela Timnas Republik Ceko saat menghadapi Portugal pada laga lanjutan UEFA Nations League 2022/2023.
Pertandingan ini digelar di Sinobo, Praha, Minggu (25/9/2022) dini hari WIB. Portugal sendiri tampil perkasa dengan meraih kemenangan 4-0 di markas Ceko.
Masing-masing gol Portugal dicetak oleh Diogo Dalot pada menit ke-33 dan 52', Bruno Fernandes (45+2'), dan Diogo Jota (82'). Atas kemenangan ini, Portugal kokoh di puncak klasemen Grup A2, sedangkan Ceko mandek di peringkat buncit.
Kudela sendiri turun sebagai pemain pengganti saat laga baru masuk di menit ke-22 menggantikan Jakub Brabec yang cedera.
Sebagai bek tengah, tak pelak Kudela bertanggung jawab meredam pemain-pemain bintang Portugal macam Cristiano Ronaldo, Fernandes, Bernardo Silva, hingga Diogo Jota.
Bek yang sudah berusia 35 tahun itu terlihat kepayahan di penampilan ke-10nya bersama timnas senior Ceko ini.
Kudela bertanggung jawab langsung pada gol pembuka Portugal yang dicetak Dalot pada menit ke-33. Kudela lengah mengawal bek sayap Manchester United itu sehingga mampu membuka skor.
Dan jelang half-time, Mario Rui melepaskan bola dari sisi kiri Portugal dan si kulit bundar sempat lewat di depan Kudela sebelum akhirnya Fernandes mencetak gol kedua.
Baca Juga: Inggris Krisis Kemenangan Jelang Piala Dunia 2022, Raheem Sterling Menolak Panik
Pelatih Ceko Slihavy mengakui, menurunkan Kudela sebagai pemain pengganti adalah keputusan yang ia harus ambil karena bek Persija itu adalah satu pemain berpengalaman di skuad Ceko.
"Ondra (sapaan Kudela) kebetulan bermain di posisi itu, jadi ini pergantian yang logis," ucap Silhavy seperti dilansir laman resmi Timnas Ceko.
Pelatih berusia 60 tahun itu mengaku sadar kualitas Liga Indonesia di bawah standar Eropa, akan tetapi ia tak menyesal memainkan Kudela.
"Harus diakui (kualitas) Liga Indonesia memang agak rapuh, tapi kita tahu Kudela seperti apa. Sekali lagi, itu adalah pergantian yang logis, tak ada penyesalan," sambung pelatih bergaya necis asli Ceko itu.
"Dia berpengalaman, dan terkadang sangat penting mempunyai pemain berpengalaman di posisi itu," tukasnya.
Selanjutnya di laga terakhir Grup A2, Rabu (28/9) dini hari WIB, Ceko akan menghadapi tuan rumah Swiss.
Tag
Berita Terkait
-
Jakarta Tak Dapat Izin, Venue Persija vs Persib Resmi Dipindah ke Samarinda
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Kans Angkat Trofi Tersisa 1 Persen, Misi Persija Kini Gagalkan Persib Juara Super League
-
Thom Haye Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Datang untuk Menang dan Jadi Juara!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir