Suara.com - Derby Manchester United vs Manchester City menjadi petampilam perdana Erling Haaland untuk berkesempatan menunjukkan keganasannya. Erling Haaland bisa saja pesta gol di sana.
Sejak penampilannya bersama Manchester City, Erling Haaland sudah persembahkan 14 gol dalam 10 pertandingan pertamanya sebelum jeda internasional.
Berikut ini ulasan kiprah Erling Haaland di Manchester City yang mungkin saja bisa pesta gol saat melawan Manchester United, seperti dikutip dari BBC Sport.
Haaland telah mencetak 11 gol dalam tujuh penampilan pertamanya di Premier League. Dia memecahkan rekor lama Mick Quinn sejak Desember 1992.
Bahkan Erling Haaland berbagi rekor gol terbanyak dalam 10 pertandingan pertamanya di Premier League bersama Quinn, Papiss Cisse dan Diego Costa.
Sembilan golnya dalam lima pertandingan pertamanya juga merupakan rekor.
Hal itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak pada bulan Agustus di setiap musim Liga Premier.
Erling Haaland juga memecahkan beberapa rekor dalam debutnya di Liga Champions di Sevilla, dengan dua gol dalam kemenangan 4-0, dan lebih banyak lagi dengan gol penentu kemenangan melawan tim lamanya Dortmund.
Haaland menjadi pemain pertama yang mencetak gol beberapa kali dalam debutnya di Liga Champions untuk tiga klub berbeda.
Capaian itu membawanya ke 25 gol Liga Champions hanya dalam 20 pertandingan. Ini memecahkan rekor lama Ruud van Nistelrooy dan Roberto Soldado, yang mencetak 16 dalam 20 pertandingan pertama mereka.
Bahkan Erling Haaland merupakan pemain termuda yang mencetak 25 gol dalam kompetisi, mengalahkan rekor Kylian Mbappe, yang pada gilirannya mengambil tengara dari Lionel Messi.
Golnya ke gawang Dortmund membawanya ke 26 gol dalam 21 pertandingan.
Haaland juga memiliki rekor pertandingan Liga Champions paling sedikit yang dibutuhkan untuk mencetak 10, 15 dan 20 gol. Tidak ada pemain lain yang mencetak banyak gol dalam empat penampilan berturut-turut di kompetisi ini.
Dia juga pemain City pertama yang mencetak gol pada debutnya di Liga Premier dan debut Liga Champions untuk klub.
Derby Manchester ini akan digelar di Etihad Stadium, Minggu (02/10/2022) malam WIB.
Berita Terkait
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Fantastis! Klub Arab Saudi Bidik Pemain Keturunan Indonesia, Siapkan Dana Rp1 Triliun
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?