Suara.com - Eks bintang Liverpool Vegard Heggem buka usaha pemancingan ikan setelah tidak menjadi pemain bola.
Usai gantung sepatu, ia memilih menjalani bisnis pemancingan ikan. Pemain yang membela Liverpool di awal 2000 an itu, memilih melakoni bisnis ini usai kariernya di sepak bola tak berjalan mulus.
Vegard Heggem menjalani kariernya sepak bolanya dengan baik.
Usai promosi ke tim utama Rosenborg pada 1995, dirinya kemudian diboyong Liverpool pada 1998.
Di dua musim pertamanya bersama Liverpool, Vegard Heggem tampil reguler. Ia mampu mencetak 61 penampilan bersama The Reds.
Namun cedera membuat kariernya bersama Liverpool terhambat. Sejak saat itu, dirinya mulai jarang bermain dan jarang jadi pilihan para pelatih The Anfield Gank.
Keputusan berat pun diambilnya di usia 27 tahun, di mana Vegard Heggem memutuskan pensiun usai membela Liverpool pada musim 2002/2023.
Usai pensiun, Vegard Heggem memilih menjauhi dunia sepak bola. Namun, ia juga butuh pemasukan untuk kehidupannya di masa-masa mendatang.
Karenanya ia membuka pemancingan ikan. Alasan membuka pemancingan ikan pun tak lepas dari hobinya yang ternyata gemar memancing ikan salmon.
Baca Juga: Hadapi Brighton, Kesempatan The Reds Reguk Tiga Poin
“Ketika saya pindah, saya mulai berpikir tentang apa yang harus dilakukan saat karier sepak bola saya berakhir,” buka Vegard Heggem dilansir dari laman Liverpool FC.
“Saya memiliki hobi memancing, khususnya memancing ikan salmon, jadi ide untuk membuka pemancingan ikan merupakan ide yang bagus,” lanjutnya.
Karena ide tersebut, Vegard Heggem pun kemudian pulang ke rumahnya di Norwegia, tepatnya di Trondheim, di mana ia membuka pemancingan ikan.
Bagi Vegard Heggem, membuka pemancingan ikan yang jauh berbeda dari kariernya sebagai pesepak bola bukanlah sesuatu yang ia sesali.
Ia justru bersyukur, di mana pemancingan ikan yang ia miliki menjadi tempat tujuan para pemancing di seluruh dunia yang ingin berburu salmon atlantik.
Karenanya, ia menyebut bisnisnya kali ini sebagai pekerjaan yang menyenangkan dan tepat baginya, usai karier sepak bolanya terhenti.
Berita Terkait
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Hancurkan Liverpool, PSG Bidik Rekor Langka di Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses