Suara.com - Akhmad Hadian Lukita selaku Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 telah ditetapkan sebagai tersangka terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada 1 Oktober lalu.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Malang, Kamis (6/10/2022) malam. Selain Dirut LIB, ada tersangka lain yang sudah ditetapkan.
Mereka adalah AH (Abdul Haris) selaku ketua Panpel Arema FC, SS (Suko Sutrisno) security officer. Kemudian ada Wahy SS selaku Kabag Ops Polres Malang, H Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim dan DSA selaku Samaptha Polres Malang.
Penetapan tersangka itu diumumkan langsung oleh Kapolri usai tim investigasi melakukan serangkaian penyidikan.
"Ada enam tersangka," ujar Kapolri.
Listyo menjelaskan, tim investigasi Polri telah memeriksa sebanyak 48 saksi. Dari jumlah itu, di antaranya ada 31 dari personel kepolisian sendiri.
Berdasarkan data terkini, jumlah korban luka hingga meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan buntut kerusuhan suporter pasca laga Liga 1 Arema FC vs Persebaya Surabaya mencapai 574 orang. Sebanyak 131 korban meninggal dunia.
Saat dikonfirmasi terkait sang dirut ditetapkan jadi tersangka , Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengaku pihaknya akan segera menentukan sikap. Dan dalam waktu dekat akan segera dirilis kepada awak media.
"Izin nanti akan segera ada rilisnya ya," ujar Sudjarno saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/10/2022) malam.
Baca Juga: Resmi, Dirut PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Berita Terkait
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Direkrut Barcelona dan Bela Timnas
-
PSIR Rembang Didiskualifikasi dari Liga 4 Jateng, Didenda Rp45 Juta dan Banjir Sanksi Lainnya
-
Israr Megantara Ingin Main di Luar Negeri, Klub Spanyol Burela FS Berminat
-
Eks Pelatih Juventus Resmi Tangani Tottenham, Debut Langsung Lawan Arsenal
-
Leon Goretzka Semringah Bisa Cetak Gol Lagi untuk Bayern Munich
-
Panas! Pep Guardiola Kirim Psywar ke Mikel Arteta, Jangan Terlalu Santai
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya