Suara.com - Nama Erick Thohir kembali muncul ke permukaan sebagai sosok yang dianggap layak menjadi Ketua Umum PSSI. Ini bukan kali pertama sebetulnya terjadi. Berikut ini adalah keuntungan jika Erick thohir jadi Ketua Umum PSSI.
Sang Menteri BUMN itu sudah beberapa kali didorong menjadi Ketum PSSI, tetapi kerap ditolak olehnya. Kini dukungan itu kembali datang buat Erick.
Untuk kali ini penyebabnya adalah pertemuan Erick Thohir dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada pekan lalu sebagai perwakilan pemerintah Indonesia.
Pertemuan ini disebut-sebut menjadi kunci Indonesia lolos dari sanksi FIFA terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang.
Dunia pun menyoroti habis tragedi yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya ini. Desakan agar Indonesia mendapat sanksi pun cukup mengalir deras.
Indonesia bisa gagal menggelar Piala Dunia U-20 tahun depan dan tim nasionalnya bisa dilarang mengikuti turnamen-turnamen internasional.
Oleh karenanya, Pemerintah Indonesia dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo memerintahkan Menteri Negara BUMN Erick Thohir untuk bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino.
Dalam pertemuan di Doha pekan lalu itu, Erick menyampaikan janji Indonesia untuk memperbaiki persepakbolaan nasional secara menyeluruh.
Nah, jika memang Erick Thohir menjadi Ketum PSSI, berikut beberapa kemajuan yang berpotensi terjadi di sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Saran FIFA terhadap Sepak Bola Indonesia, di Atas Jam 5 Sore tidak Boleh Ada Pertandingan
1. Iklim Sepak Bola
Hadirnya sosok berpengalaman seperti Erick Thohir yang pernah menjabat posisi strategis seperti Ketua Pelaksana Asian Games 2018 bisa membawa perubahan pada iklim sepak bola Indonesia lebih profesional.
Seperti yang diketahui, iklim sepak bola Indonesia saat ini belum sepenuhnya profesional karena diurusi oleh sosok-sosok yang tidak kompeten di bidangnya.
Dengan hadirnya Erick Thohir, sistem kompetisi di Indonesia bisa dibuat lebih profesional yang akan berdampak positif untuk kompetisi domestik hingga tim nasional.
2. Finansial Sehat dan Pembinaan yang Bagus
Erick Thohir pernah menyebut bahwa salah dua aspek untuk memajukan sepak bola Indonesia adalah finansial yang sehat dan pembinaan yang bagus.
Berita Terkait
-
MomenPerkenalan John Herdman dan Pernyataan Erick Thohir yang Berkebalikan dengan Kenyataan
-
Sikap Erick Thohir Tak Banyak Bicara di Tengah Penunjukkan John Herdman Dipertanyakan
-
John Herdman Latih Timnas Indonesia, Pascal Struijk Bicara Peluang Naturalisasi
-
Resmi Gabung Ajax, Jordi Cruyff Ternyata Tetap Rangkap Jabatan Sebagai Penasihat Teknis PSSI
-
Kata-kata Jordi Cruyff Usai Resmi Gabung Ajax, PSSI Masih Bungkam?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Sajikan Duel Seru Inter Milan vs Arsenal
-
Resmi! 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ada Negara Dimitar Berbatov
-
Marc Guehi Merasa Bangga Resmi Gabung Manchester City
-
Hebat, John Herdman Sudah Kantongi Lisensi UEFA Sejak Usia 20 Tahun
-
Cristian Chivu Puji Arsenal Salah Satu Tim Terbaik Eropa
-
Inspirasi Hidup, John Herdman Ungkap Kakeknya Adalah Eks Tentara dan Petinju Profesional
-
John Herdman: Ini Garuda yang Baru
-
Bantah Kembali ke Real Madrid, Jose Mourinho: Jangan Libatkan Saya dalam Sinetron
-
Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026, Meksiko Bidik Rp180 Triliun dari Sport Tourism
-
Pundit Legenda MU Roy Keane dan Gary Neville Dikritik, Dinilai Lebih Cari Sensasi